Selasa, 12 Februari 2013

Pawai Panjang Jimat

Panjang Jimat Pekalongan 

Panjang Jimat merupakan acara rutin tahunan  yang diselenggarakan sebagai  rangkaian ‘Pekan Maulid Nabi Muhammad Saw. Kanzus Sholawat’.

Acara yang di prakarsai oleh al Habib M. Lutfi bin Ali Yahya ini, berupa atraksi-atraksi yang dilakukan oleh unsur TNI-POLRI, Masayarakat dan sekolah-sekolah, kemudian dilanjutkan dengan Pawai. Pawai yang diikuti oleh ribuan peserta itu menjadi satu barisan dan arak-arakan panjang, itulah asal kata ‘Panjang’. Sementara ‘jimat’ yang dimaksud, bukan keris atau benda-benda keramat lainnya. Jimat adalah kata kiasan, yang dimaksud adalah ulama-ulama dan umara kota Pekalongan.


Pada masa al Habib Hasyim bin Umar bin Thaha bin Yahya, para ulama dan umara kota Pekalongan diarak dalam pawai yang diikuiti oleh ribuan peserta dari berbagai unsur masyarakat Pekalongan. Ulama dan umara adalah jimatnya Pekalongan, jika keduanya bersatu, ditaati dan dihormati oleh masyarakat, maka Pekalongan akan aman, damai dan tertib.

Apa yang telah dilakukan oleh Al Habib Hasyim itu dilanjutkan oleh Al Habib M. Lutfi bin Ali Yahya. Hal sama dilakukan pula oleh Al Habib M. Lutfi pada rangkaian Maulid kanzus. Dimana Al Habib M. Lutfi menempatkan para ulama dan unsur pemerintah, baik sipil maupun militer di panggung kehormatan. Selain juga perwakilan-perwakilan dari unsrur-unsur tersebut diberi waktu untuk menyampaikan sambutan. Sebagai upaya untuk menjalin komunikasi, membangun sikap saling menghormati antara masyarakat dan pemerintah.
-->

 

Tidak ada komentar: