Sabtu, 15 Maret 2014

Satpol PP juara II dalam ajang HUT Satpol PP ke 64

Satpol PP raih Juara II Deville Jateng

KOTA – Satpol PP Kota Pekalongan berhasil meraih juara II dalam ajang loma deville tingkat Jawa Tengah yang di laksanakan Kamis (6/3) lalu di Kota Magelang. Prestasi tersebut, merupakan yang pertama kali diraih Satpol PP Kota Pekalongan setelah dalam event serupa di tahun-tahun sebelumnya belum pernah membawa pulang prestasi juara.
Kepala Satpol PP, Yos Rossyidi SIP menuturkan, dalam ajang yang digelar untuk memperingati HUT Satpol PP ke 64 tersebut, kontingen Kota Pekalongan hanya kalah dari Wonogiri yang meraih juara pertama. Meski begitu, dirinya mengaku bangga dengan pretasi yang diraih anggotanya. Karena merupakan prestasi pertama bagi Kota Pekalongan. “Meski masih juara dua, kami tetap bangga, dan bersyukur atas perjuangan para anggota,” ucapnya.
Yos membeberkan, awalnya Kota Pekalongan mencanangkan target juara pertama dalam ajang tersebut. Selama seminggu berturut-turut, pihaknya terus menggelar latihan secara rutin. Meski meleset dari target, menurutnya prestasi ini diharapkan menjadi awal yang baik untuk kembali meraih prestasi lebih tinggi di masa mendatang.
Penghargaan berupa piala, piagam dan uang pembinaan sebagai juara kedua, diterima langsung oleh Wakil Walikota Pekalongan H Alf Arslan Djunaid yang hadir langsung mendampingi anggota Satpol PP dalam kegiatan tersebut. “Minimal kami bisa membawa pulang prestasi ini sebagai awal. Kedepan, kami menargetkan untuk menjadi yang terbaik. Dalam ajang tersebut, Satpol PP Wonogiri memang paling bagus. Tak sekedar membawa pulang prestasi, namun kami juga bisa mengambil pelajaran disana dengan sharing antar sesama Satpol PP dari daerah lain untuk bagaimana menjalankan tugas dengan baik,” imbuh Yos lagi.

Sebelum lomba deville, kegiatan tersebut terlebih dulu didahului dengan apel siaga Satpol PP dan Satlinmas se Jawa Tengah yang dipimpin langsung oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo sebagai inspektur upacara. Yos mengatakan, banyak mendapatkan pesan dan masukan dari apa yang disampaikan Gubernur mengenai tugas dan fungsi Satpol PP.
Yos berharap, prestasi yang sudah diraih tidak hanya menjadi pemanis semata bagi Satpol PP Kota Pekalongan. Melainkan bisa memberikan motivasi agar dapat menjalankan tugas dengan lebih baik lagi sesuai dengan tupoksi yang diembannya, tentu saja harapan kami aar prestasi yang sudah diraih bisa memberikan motivasi kepada seluruh anggota agar menorehkan prestasi serupa dalam menjalankan tugasnya di lingkungan Pemkot Pekalongan,” pungkasnya. (nul)
(SUMBER : RADAR PEKALONGAN, 10-03-2014)

Operasi gabungan Cipta Kondisi,Polres Pekalongan Kota

Polres Pekalongan Kota gelar Operasi Cipta Kondisi

Pekalongan, Info Publik - Makin mendekatinya tahapan kampanye pada Pemilu 2014, membuat banyak pihak melakukan antisipasi. Termasuk Polres Pekalongan Kota. Setelah beberapa waktu lalu menggelar simulasi pengamanan, Selasa (11/3) bersama Dinas Perhubungan, Kejaksaan Negeri, pengadilan dan Denpom setempat mereka menggelar operasi gabungan cipta kondisi. 

Operasi gabungan itu mereka gelar di jalan pemuda, Kota pekalongan yang merupakan jalur penting di Kota Batik. Akibatnya ratusan sepeda motor, taxi, mobil dan kendaraan bak terbuka terjaring. Untuk sepeda motor rata-rata pengendara tidak membawa SIM atau STNK. Selain itu sejumlah warga sipil yang memakai atribut milik seragam TNIpun dilucuti oleh petugas POM TNI. Salah seorang warga yang diminta melepas kaos dorengnya mengaku terkejut dan sama sekali tidak menduga akan adanya operasi gabungan

ini, hingga kaos doreng yang dipakainya disita oleh petugas. "Mau apa lagi, masih untung Cuma diminta kaosnya dan didata," katanya. Sementara itu Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polres

Pekalongan Kota AKP Pranata didampingi Kepala Satuan Bimbingan Masyarakat (KasatBinmas) AKP Sumarjo disela-sela operasi gabungan itu mengatakan razia digelar sebagai langkah cipta kondisi menghadapi masa kampanye pemilu 2014. 

"Seperti kita tahu pada masa kampanye biasanya banyak yang nekad melanggar lalu lintas seperti tidak mengenakan helm dan knalpot yang meraung-raung, jadi razia ini sekaligus sebagai sosialisasi tertib lalu lintas di masa kampanye," tegasnya. Karena ini merupakan operasi gabungan maka seluruh tindak pelanggaran lalu lintas sekecil apapun, tambah Pranata dilakukan tindak penilangan. "Mereka yang ditilang langsung disidang dan membayar dendanya di tempat," tandasnya. Diharapkan dengan adanya razia yang akan digelar secara rutin, kesadaran masyarakat untuk tertib lalu lintas bisa semakin meningkat. (diskominfo/007)