post
News Update :
Seputar Informasi Pekalongan@2013. Diberdayakan oleh Blogger.

Pengunjung

Translate

English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Follower

Popular posts

Arsip Blog

Hot News »
Bagikan kepada teman!

Pendaftaran calon Akademi Kepolisian (Akpol) dipastikan tidak dipungut biaya

Penulis : mas baim on Jumat, 24 Mei 2013 | 03.59

Jumat, 24 Mei 2013

Pendaftaran Taruna Akpol Bebas Biaya 

PROSES pendaftaran calon taruna/taruni Akademi Kepolisian (Akpol) dipastikan tidak dipungut biaya sama sekali. Semua proses, dari awal hingga akhir, dijadikan menjalankan prinsip “Bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis. (Betah)'. 

Sehingga, para pelamar atau pendaftar calon taruna Akpol Tahun Anggaran 2013 ini, diminta untuk tidak mudah mempercayai pihak-pihak yang mungkin akan memanfaatkan kesempatan untuk kepentingan pribadinya dengan menghubungi para pendaftar maupun keluarganya. 

Para calon taruna diminta untuk lebih dulu mengklarifikasinya kepada petugas atau panitia pendaftaran di Mapolres yang telah ditunjuk.

Untuk para pendaftar taruna Akpol, jangan mudah percaya dengan pihak-pihak yang menghubungi dan mengatakan bisa membantu Ataupun pihak-pihak yang menyampaikan informasi dan semacamnya terkait penerimaan Taruna Akpol ini. 

Sebaiknya klarifikasi kebenarannya ke petugas di Mapolres,” kata Kapolres Pekalongan Kota AKBP Dhani Hernano, di sela-sela proses pemeriksaan administrasi (Rikmin) awal penerimaan Taruna/Taruni Akpol 2013 di Aula Mapolres setempat, Rabu (22/5). 

Kapolres menuturkan, sekarang ini adalah eranya teknologi informasi. Sehingga, siapapun bisa menggunakan beragam sarana, atau teknologi informasi untuk menghubungi para calon taruna/taruni. Tapi, bisa saja informasi yang disampaikan pihak-pihak tersebut mengandung unsur kroscek dulu ke petugas yang ditunjuk,” tandasnya lagi.

Pada kesempatan yang sama, Kapolres melalui Kabag Sumda Kompol Suprapto selaku Ketua Panitia pendaftaran calon Taruna Akpol di Polres Pekalongan Kota, menyampaikan bahwa Polres Pekalongan Kota yang menjadi panitia daerah untuk para pendaftar calon Taruna/Taruni Akpol 2013 di Kota Pekalongan. Kuota tahun ini yang akan diterima adalah 300 pendaftar. 

Perinciannya, 250 orang untuk taruna, dan 50 orang untuk taruni. Suprapto menjelaskan, dalam Rikmin kemarin, Polres Pekalongan Kota telah menerima berkas pendaftaran dari 19 orang. Terdiri dari 17 calon taruna, dan dua orang calon taruni. Mereka semua adalah lulusan SMA/SMK/Sederajat ataupun siswa kelas XII yang sebentar lagi sedang menunggu pengumuman kelulusan.

Mereka sebelumnya telah mendaftar secara online melalui internet. “Kemudian dilanjutkan dengan registrasi dan melengkapi berkas – berkas administrasi di panitia daerah, salah satunya di Polres Pekalongan Kota,” jelasnya. 

Setelah melalui proses pemeriksaan administrasi awal di tingkat Polres, berkas para pendaftar kemudian dikirim ke Polda untuk diproses lebih lanjut. Suprapto menegaskan, seluruh proses sejak proses regustrasi tidak dipungut biaya. “Kita menganut prinsip Betah, Bersih transparan, akuntabel dan humamis,” tegasnya.

Maka, dalam tahapan rikmin kemarin, Polres melibatkan pula instansi atau pihak lain untuk ikut memantau dan memeriksa berkas para pendaftar. Instansi yang terlibat, diantaranya adalah Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) dan Dindikpora setempat. Mereka memeriksa setiap dokumen milik para pelamar, sesuai dengan kewenangan dan kompetensi masing-masing. 

Panitia juga melibatkan kalangan LSM/Media untuk ikut memantau. Lebih lanjut, ia mengharapkan untuk penerimaan tauna/taruni Akpol tahun ini, para pendaftar dari Kota Pekalongan ada yang lolos, seperti tahun sebelumnya. “Kami sangat berharap begitu. Melihat animo para pendaftar kali ini yang luar biasa, kami optimis akan ada yang lolos,” ungkapnya.

Salah seorang pelamar, Handita Timur (17), mengaku sangat ingin menjadi abdi negara. Khususnya anggota Polri .”Keluarga ada beberapa yang jadi tentara. Maka, saya juga berminat untuk mengabdi ke negara. Apakah itu jadi tentara maupun polisi. 

Pokoknya selepas SMA, saya ingin masuk ke pendidikan yang berhubungan dengan kedinasan,” kata warga Kandang Panjang Gang I, Pekalongan Utara, yang masih duduk di bangku kelas XII SMA Negeri 2 Pekalongan dan saat ini sedang menunggu pengumuman kelulusan. Ditanya apakah mengeluarkan biaya untuk mendaftar Akpol. Handita menjawab tidak dipungut biaya. “Sampai saat ini, tidak dipungut biaya sama sekali untuk mendaftar. Tidak ada yang menyinggung-nyinggung soal biaya,” ungkapnya. (way)

(SUMBER : RADAR PEKALONGAN, 23-05-2013)

 

komentar | | Read More...

Olimpiade Sains Nasional (OSN), Tiga Siswa Pekalongan Raih Medali

Tiga Siswa Pekalongan Raih Prestasi OSN  

PEKALONGAN – Tiga dari 31 siswa SMP se-jawa Tengah yang berhasil meraih prestasi dalam Olimpiade Sains Nasional (OSN) di Batam, Kepulauan Riau, 15-21 Mei lalu merupakan pelajar SMP di Kota Pekalongan. 

Ketiga siswa berprestasi tersebut yakni Kwee Lung Sin, siswa SMP Pius yang menyumbang medali perak dalam bidang matematika. Selain itu Agustina Rosi Divina, siswa SMP 6 Pekalongan, meraih medali perunggu dalam bidang IPS, dan Iffah Nabilah, siswa SMP 4 Pekalongan meraih medali perunggu dalam bidang biologi.

Iffah dan Divina mengatakan, sukses yang diraihnya tidak lepas dari ketekunannya dalam belajar. Menurut Iffah, ia selalu belajar setiap malam dan sebelum subuh. Selain itu, setiap Senin ia mengikuti kegiatan ekstrakulikuler biologi di sekolah. Adapun pada Rabu, ia datang ke rumah guru biologi untuk memperdalam pengetahuannya.


Meskipun berada di daftar siswa Jawa Tengah yang berprestasi di tingkat nasional, Iffah mengaku belum puas. “Senang, tapi belum puas,” ujar dia sebelum bertemu Walikota M Basyir Ahmad untuk menyampaikan kabar gembira tersebut. Saat ini, ia tengah menyiapkan diri untuk meraih pretasi yang lebih tinggi dalam The International Junior Science Olympiad (IJSO) yang akan diselenggarakan di India pada Desember mendatang.

Sementara itu Kung Sin mengaku tidak selalu belajar setiap hari. “Kala sempat saja,” ungkap dia. Namun, orang tuanya selalu mendorongnya untuk berprestasi, antara lain dengan memanggil guru dan dosen untuk mendampinginya belajar matematika. Kemarin, ketiga siswa berprestasi tersebut didampingi orang tua, guru pendamping, kepala sekolah dan Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) Agust Marhaendayana serta Kabid Pendidikan Menengah dan Kesetaraan Dindikpora Soeroso, bertemu Walikota di ruang kerjanya.
Memfasilitasi

Walikota mengaku bangga melihat siswa-sswa Kota Pekalongan berhasil menguntai prestasi di tingkat nasional. “Sangat membanggakan, Kota Pekalongan mempunyai siswa-siswa berprestasi di tingkat nasional,” kata Walikota. Pihaknya berjanji akan memfasilitasi ketiga siswa berprestasi tersebut untuk mencapai cita-cita mereka. “Mereka ingin kuliah dimana? Akan kami fasilitasi agar cita-cita mereka tercapai,” tandas Walikota.

Sementara itu, ia meminta kepada Dindikpora Kota Pekalongan untuk terus mendampingi mereka dan menuliskan pengalaman mereka mengukir prestasi di tingkat nasional agar bisa ditransfer kepada siswa-siswa yang lain. Sehingga nantinya akan muncul siswa-siswa berprestasi ebih banyak lagi dari Kota Pekalongan. (K30-74)

(SUMBER : SUARA MERDEKA, 23-05-2013)

 

komentar | | Read More...

Mikroba TeRB mengurai limbah industri tekstil

Mikroba TeRB Menetralisir Limbah, Sehingga dapat Dikonsumsi Ikan

SEKITAR lima bulan lalu, sejumlah penggiat Majlis Zikir Kraton (MZK) menyewa sebidang tanah bengkok di Kelurahan Degayu. Sewaktu kaki mereka menginjak lahan berlumpur itu, ternyata ta seberapa dalam. Itu disebabkan oleh tanah yang mengeras di bawah lumpur. 

“Tanah mengeras karena penggunaan pestisida dan pupuk buatan secara berlebihan, dan berlangsung selama bertahun – tahun,” ujar Muhamad, pembina MZK di kliniknya di Jl. Progo, Selasa (21/5).

Dia menjelaskan, pengerasan tanah pertanian inilah salah satu penyebab meluasnya banjir, dan rob. Tanah kehilangan daya resapnya. 

Akibatnya, air yang menggenangi permukaan tanah meluap. Karena tanah tidak subur, maka terjadi penurunan hasil pertanian. Tak hanya itu, lahan banjir tersebut tak lagi dapat dipakai sebagai tempat bercocok tanam. Bakteri TeRB dapat mengurai limbah industri tekstil, sampah, limbah tanah pertanian dan perikanan, dan polusi udara.

Menurut Muhamad, mikroba ini memiliki beberapa keunggulan. Pertama, TeRB dapat hidup dengan atau tanpa udara. Dalam keadaan panas bahkan mencapai 200 derajat Celcius, bakteri TeRB bisa bertahan. 

Bakteri ini tahan lama hingga enam tahun, serta kebal terhadap zat kimia sintetis. Partikelnya sangat kecil, sehingga bisa terbawa dalam penguapan air. Bakteri TeRB juga tidak menyerang atau mengurai makhluk hidup. Jadi, ia aman jika terhirup atau termakan atau terminum manusia dan hewan.

Tak hanya di Degayu, MZK bekerjasama dengan Lembaga Pengembangan Pertanian NU (LP2NU), dan Lembaga Kajian dan Pengembangan SDM (Lapesdam) juga mempunyai Desa Binaan di Perumahan Pesono Kandang Panjang. Masyarakat sekutar desa binaan menyambut baik program MZK ini. Mereka pun bergotong – royong menanami kembali tanah hasil mikrobar TeRB. 

Beberapa jenis sayur yang mereka tanam antara lain sawi dan cabai. Percobaan mikroba TeRB diterapkan pula di beberapa pengolahan limbah batik. Untuk kegiatan ini, ujar Muhamad, MZK bekerjasama dengan salah satu anggota yang memiliki penampung limbah di Jlamprang. Penampung tersebut berupa dua bak semen. Bak pertama berfungsi menampung air limbah selama sehari kerja. Hal inibertujuan untuk membuat air mendekati kenetralan PH. 

Bak kedua diisi dengan kotoran sapi atau kerbau secukupnya. Di atasnya, beri tangkai padi (damen), cacahan batang pohon pisang, daun lamtoro, daun nangka, dan daun jambu biji. Komposisi tersebut berfungsi sebagai media kembang biak TeRB. Lalu, masukan Nutrisi atau Mikroba TeRB ke dalam air limbah dengan perbandingan 1:50 liter. Memasukkan TeRB dilakukan sekali dalam seminggu. Apabila campuran dedaunan dan batang pisang terlihat menyusut, pengelola juga dapat menambah secukupnya. Setelah air tercampur dengan mikroba, barulah limbah tersebut dapat dibuang ke selokan atau sungai.

Air olahan limbah dapat dimanfaatkan untuk memelihara ikan. Untuk ini, diperlukan dua kolam tambahan. Kolam ketiga berguna sebagai penyaringan, berisi pasir, dakron, dan batu zeolit. Air hasil saringan dialirkan ke bak keempat yaitu kolam ikan. Keunggulan kolam ikan TeRB adalah, pembudidaya tak perlu susah payah memberi pakan. Mikroba bawaan tersebut mengurai sisa-sisa bahan organik dari daun, sehingga dapat dikonsumsi ikan.

Selain bak semen, mikroba TeRB bisa dimanfaatkan di tempat menampungan limbah yang masih berupa belumbang. Dengan bagitu, tanah di dasar belumbang yang tadinya mengeras menjadi lebih gembur. Airpun meresap ke tanah dengan lebih cepat dengan membawa mikroba. Tanah di dasar kolam dapat digali untuk difungsikan sebagai media cocok tanam. 

Muhammad mengaku, pengembangbiakan mikroba ini baru berjalan sekitar lima bulan. Maka dari itu, belum banyak lahan yang menjadi tempat perkembangbiakan TeRB. Untuk mengatasi polusi udara, air campuran mikroba disemprotkan ke udara terbuka. Penyemprotannya menggunakan alat khusus yang dipasang di atap rumah. 

Selain di Pekalongan, beberapa komunitas di DIY dan Bandung juga mengembangbiakkan TeRB. Di lain tempat, Ketua Karang Taruna Degayu Ahmad Soleh menyatakan, awalnya petani di sekitar tanah bengkok mempertanyakan kegiatan MZK. Akan tetapi setelah Soleh menjelaskan tujuan kegiatan mereka, para petani tersebut membiarkan mereka mengujicoba lahan kosong itu. (*)

(SUMBER : RADAR PEKALONGAN, 22-05-2013)
komentar | | Read More...

BLSM Kompensasi Pemerintah untuk Masyrakat menengah ke bawah

1,5 juta Rumah Tangga Indonesia Terima BLSM 

KBRN, Mataram: Pemerintah telah menetapkan sejumlah kompensasi untuk masyarakat menengah kebawah yang terkena dampak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

Adapun bentuk kompensasi yang akan diberikan antara lain, Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM), beras untuk rakyat miskin (Raskin), beasiswa bagi siswa miskin dan program keluarga harapan (PKH).

Menteri Sosial Republik Indonesia Salin Segaf Al Jufri kepada RRI di Mataram Jum’at (24/5/2013) menyebutkan, jika kenaikan harga BBM sudah mulai diterapkan kementerian sosial siap menggulirkan program BLSM yang dijadwalkan dilaksankan dua bulan sekali yakni, juni-juli atau juli-agustus.



“Program Bantuan Langsung Sementara ini akan dilaksanakan selama kurang lebih 6 bulan," tandasnya.
Menurut Salim Segaf AlJufri dana yang dianggarkan untuk Bantuan Langsung Sementara Masyarakat ini mencapai 14 trilyun rupiah.

Lebih jauh disebutkan Menteri Sosial, penerima bantuan langsung sementara masyarakat adalah masyarakat yang menerima beras raskin, sehingga pihaknya meminta masyarakat tidak khawatir dana bantuan tersebut digunakan bagi kelompok tertentu. Pasalnya By Name By Address kartu penerima akan dibawa sendiri ke PT POS Persero.

Salim Segaf Al Jufri menyebutkan, sebanyak 1,5 juta rumah tangga atau 25 persen penduduk Indonesia akan menerima Bantuan Langsung masyarakat. (Hayatun S/AKS)
komentar | | Read More...

Sekilas UN: 24 sekolah mengalami ketidaklulusan 100 persen

24 sekolah siswanya semua tak lulus UN

Jakarta (ANTARA News) - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan  Mohammad Nuh mengumumkan hasil Ujian Nasional ) tahun ajaran 2012-2013 untuk tingkat SMA sederajat dan menyatakan 24 sekolah mengalami ketidaklulusan 100 persen.

"Ada 24 sekolah yang peserta didiknya 100 persen tidak lulus, dimana total siswa yang tidak lulus UN itu berjumlah 899 orang," kata M. Nuh pada jumpa pers pengumuman hasil UN SMA sederajat di Jakarta, Kamis.

Namun, Nuh juga mengatakan ada sebanyak 15.000 sekolah yang seluruh siswanya lulus ujian nasional 100 persen.


"Jadi, persentase sekolah dengan ketidaklulusan 100 persen mencapai 0,16 persen, sedangkan sekolah yang lulus 100 persen ada sebanyak 86, 98 persen," ujarnya.

Mendikbud memaparkan bahwa jumlah peserta UN SMA/MA tahun ajaran 2012-2013 adalah 1.581.286 siswa, dan siswa yang dinyatakan lulus UN berjumlah 1.573.036 siswa, sedangkan yang tidak lulus berjumlah 8.250 siswa.

Hal itu, kata dia, menunjukkan tingkat kelulusan UN SMA/MA tahun ini mencapai 99,48 persen, dan persentase ketidaklulusannya adalah 0,52 persen.

"Berarti persentase kelulusan tahun 2013 ini turun 0,02 persen dari tahun sebelumnya yang mencapai 99,5 persen," jelasnya.

Selain itu, Nuh memaparkan jumlah peserta UN SMK sebanyak 1.106.140, dan siswa yang dinyatakan lulus UN SMK berjumlah 1.105.539 siswa, sedangkan yang tidak lulus berjumlah 601 siswa.

"Berarti tingkat kelulusan untuk UN SMK tahun ini juga sangat tinggi, yaitu 99,95 persen sehingga yang tidak lulus hanya 0,05 persen. Tingkat kelulusan ini pun lebih tinggi 0,23 persen dibanding tahun 2012 yang hanya mencapai 99,72 persen," paparnya.

Selanjutnya, Nuh mengatakan ada beberapa sekolah yang meraih nilai rata-rata UN murni lebih tinggi dari nilai rata-rata sekolah.

"Artinya standard kesulitan pelajaran di sekolah tersebut lebih tinggi daripada standard kesulitan UN. Itu berarti sekolah-sekolah tersebut memang bagus," katanya.

Dia menyebutkan beberapa sekolah yang dimaksud, antara lain SMA Kristen 3 Penabur yang meraih nilai rata-rata murni UN sebesar 8,35 dan nilai rata-rata sekolah 8,06. Kemudian, SMA Kristen Karunia meraih nilai rata-rata murni UN sebesar 8,22 dan nilai rata-rata sekolah 7,23.

"Nilai rata-rata murni UN tertinggi dicapai oleh SMA Kristen Penabur Bandung, yaitu 8,55, padahal nilai rata-rata sekolah hanya mencapai 8,44," ungkapnya.

Mendikbud juga menyampaikan bahwa nilai rata-rata murni UN SMA pada tahun ini hanya mencapai 6,35, dengan  nilai rata-rata itu lebih kecil 1,22 poin dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 7,57.

Editor: Aditia Maruli

 

komentar | | Read More...

Hantaman Badai Tornado Oklahoma AS

Tornado Oklahoma merusak lebih dari 12.000 rumah 

Houston (ANTARA News) - Tornado maut yang memporak-porandakan pinggiran selatan Kota Oklahoma, Ibu Kota Negara Bagian Oklahoma di AS, telah merusak lebih dari 12.000 rumah, kata beberapa pejabat, Kamis (23/5).

Perkiraan jumlah rumah yang rusak atau hancur akibat terjangan tornado pada Senin (20/5) tersebut, sebagian, didasarkan atas analisis gambar udara sebelum-dan-setelah tornado menerpa, kata beberapa pejabat di Kota Oklahoma sebagaimana diberitakan ABC News.

Kepolisian kota itu dan kantor wali kota telah memperkirakan jumlah rumah yang jadi korban di Oklahoma dan pinggiran selatannya, Moore, ialah 12.000, demikian laporan tersebut.



Kepala Staf Wali Kota Steve Hill mengatakan pada Kamis para pejabat memperkirakan 12.600 rumah berada di atau cukup dekat dengan jalur angin puting beliung itu untuk terpengaruh, kata Xinhua, Jumat.

Sementara itu, para pejabat mengatakan sebanyak 33.000 orang diperkirakan telah jadi korban.

Michelann Ooten, Wakil Direktur Departemen Penanganan Keadaan Darurat di Oklahoma, Kamis, mengatakan kantornya sedang berusaha mengumpulkan perkiraan tentang jumlah rumah yang rusak atau hancur.



Tornado mengakibatkan kerugian sebanyak dua miliar dolar AS, kata beberapa pejabat.

Sebanyak 24 orang tewas dan lebih dari 200 orang lagi cedera ketika tornado sangat besar menerjang Moore di bagian selatan daerah Metropolitan Kota Oklahoma pada Senin sore, sehingga memporak-porandakan banyak rumah dan gedung.
(C003)

Editor: Fitri Supratiwi

 

komentar | | Read More...

Polda Metro Jaya menetapkan Farhat Abbas sebagai tersangka

Sebut Ahok Cina, Farhat Abbas Jadi Tersangka

Jakarta - Kepolisian Daerah Metro Jaya menetapkan Farhat Abbas sebagai tersangka atas kicauannya di media sosial Twitter yang menyebut Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama atau Ahok dengan kata-kata Cina.

"Farhat Abbas sudah diperiksa sebagai tersangka," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto saat dihubungi wartawan, Jumat (24/5/2013).

Tweet Farhat soal Ahok itu diunggah dalam akun twitter @farhatabbaslaw, isinya "Ahok protes, Dasar Ahok plat Aja diributin! Apapun plat nya tetap Cina!"



Kicauan suami Nia Daniati itu lantas menimbulkan reaksi pengguna twitter di tweetland. Bahkan, Ramdan Alamsyah yang mewakili Komunitas Interlektual Masyarakat Betawi (KIMB) dan Anton Medan yang mewakili PITI melaporkan Farhat ke Polda Metro Jaya, kemarin, atas kicauannya itu.

Dalam laporan resmi bernomor LP/82/I/2013/PMJ/Ditreskrimsus tertanggal 10 Januari 2013, Farhat dilaporkan atas tuduhan Pasal 28 ayat (2) UU ITE jo Pasal 4 jo 16 UU No 40 tahun 2008. Anton Medan juga melaporkan Farhat dalam laporan resmi bernopol LP/86/I/2013/PMJ/Ditreskrimsus dengan tuduhan Pasal 28 ayat (2) UU RI No 11 Tahun 2008 tentang ITE.

Farhat telah meminta maaf atas kicauannya dan berharap laporan ke polisi tidak berlanjut.
komentar | | Read More...

Booking Hotel

Belanja Busana Mudah

Space Iklan

Pasang iklan anda disini space iklan ukuran 200 x 200 Hub:0858-7535-0649 atau email:baimhappys@gmail.com

Perhiasan Berkelas

Banner Kalung Emas
 
Design Template by panjz-online | Support by creating website | Powered by Blogger