Sabtu, 07 April 2012

Karnaval Batik Meriah

PEKALONGAN - Karnaval spektakuler dengan kostum batik khas Pekalongan "Pekalongan Batik Carnival" dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Pekalongan ke-106 pada Minggu (1/4) berlangsung meriah. Sebanyak 2000 peserta dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar, guru, hingga kesenian barongsai turut serta dalam kegiatan tersebut.

Sejak bertolak dari titik start di Lapangan Jetayu sekitar pukul 10.00 WIB, kemeriahan sudah mulai terasa. Seluruh peserta dari kalangan pelajar dengan berbagai jenjang pendidikan, mulai dari tingkat TK, SD, SMP hingga SMA/SMK mempertunjukkan kreativitas dan inovasinya dalam mendesain kostum karnaval dengan berbahan dasar kain batik khas Pekalongan.

Penyelenggaraan karnaval bertambah meriah, lantaran dibarengi dengan marching band dari berbagai sekolah negeri dan swasta di Kota Batik. Turut serta dalam iring-iringin, atraksi barongsai dan liong dari kelompok Naga Mas Kota Pekalongan semakin menambah kemeriahan acara.

Di barisan akhir, terlihat seratusan orang lebih guru-guru PAUD di Kota Pekalongan juga turut serta menyemarakkan jalannya karnaval. Mereka terlihat mencolok dalam barisan, karena berkostum kuning oranye menyala, yang dikombinasikan dengan bawahan dan ikat kepala kain batik.

Dari Lapangan Jetayu, iring-iringan karnaval tersebut kemudian berjalan melewati rute jalan Diponegoro, bundaran Simpang Lima, jalan Kemakmuran, dan finish di Stadion Kota Batik, Kraton.
Para peserta yang mengikuti karnaval itu menunjukkan kreasinya dengan mengusung beragam tema, dan diselaraskan dengan tema besar Hari Jadi Kota Pekalongan ke-106, yakni "Gerakkan Inovasi Kota". Sementara, ribuan masyarakat Kota Batik dengan setia menunggu di sisi jalan yang menjadi rute karnaval.
Diantaranya, ditunjukkan oleh peserta karnaval dari SMP Islam Pekalongan. berbaris rapi sembari membentangkan spanduk besar bertuliskan "Batik Pekalongan Go Internasional!". Para pelajar sekolah ini menunjukkan inovasinya dalam mencipta kostum batik.

Inovasi batik juga ditunjukkan oleh para pelajar SMKN 2 Pekalongan. Sejumlah pelajar putri sekolah ini menunjukkan kepada masyarakat hasil karya praktik kreasi mereka, sesuai dengan program keahlian masing-masing. Demikian pula dengan yang ditunjukkan oleh para peserta karnaval lainnya.
Walikota Pekalongan dr HM Basyir Ahmad beserta Muspida setempat yang menunggu di panggung kehormatan di jalan Kemakmuran, terlihat sangat mengapresiasi para peserta karnaval. Bahkan, Ketua DPRD Kota Pekalongan HM Bowo Leksono, ikut berjoged tatkala di depannya melintas satu kelompok barisan pelajar SD yang diiringi musik.

Masyarakat kembali terhibur, tatkala grup barongsai dan liong Naga Mas beratraksi di depan panggung kehormatan. Selanjutnya, satu persatu pejabat yang berdiri di panggung kehormatan, satu-persatu memberikan angpao kepada mereka.
Sebelum pelaksanaan karnaval, peringatan Hari Jadi Kota Pekalongan ke-106 yang dipusatkan di kawasan Jetayu, diisi dengan doa bersama, yang dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng oleh Walikota Pekalongan dr HM Basyir Ahmad. Kegiatan dilanjutkan dengan tari massal oleh seratusan guru-guru PAUD di Kota Pekalongan di lapangan Jetayu.

Seusai karnaval, rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Pekalongan ke-106 kemarin siang diakhiri dengan peresmian pembukaan kawasan wisata "Kuliner Djadoel" dan program Pamsimas di Kelurahan Kraton Kidul, Kecamatan Pekalongan Barat oleh Walikota. (way/adv)

sumber : www.radar-pekalongan.com

Tidak ada komentar: