Rabu, 25 April 2012

Soekarno di alun-alun Pekalongan

PAMERAN KELILING II MUSEUM

 PEKALONGAN – siapa sangka, tahun 1950 Presiden Soekarno pernah berpidato dihadapan ribuan rakyat Indonesia di Panggung terbuka alun-alun, Kota Pekalongan. Itu salah satu bukti sejarah yang di pamerkan dalam pameran keliling II Museum Jateng dan Yogyakarta serta Badan Arsip dan Perpustakaan Provinsi Jateng.
Foto yang mengagumkan itu tidak pernah di sangka oleh masyarakat Kota Pekalongan. Yang jelas gambar tersebut menjadi perhatian khusus pengunjung usai pembukaan. Kepala Dinas Perhubungan Periwisata dan kebudayaan (Dishubparbud) Drs Doyo Budi Wibowo MM, juga menunjukan foto bukti sejarah lain yang di pajang Badan Arsip dan Perpustakaan Daerah Jateng yakni foto Wakil Presiden Muhammad hatta saat mengunjungi koperasi Batik Pekalongan tahun 1956.
“Ini cukup menarik sekali, bukti-bukti sejarah pada masa Presiden Soekarno di Pekalongan ditampilkan oleh Badan Arsip dan Perpustakaan Provinsi Jateng. Mudah-mudahan, benar-benar bisa membangkitkan naisonalisme warga Kota Pekalongan,” katanya. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pekalongan Drs dwi Arie Putranto Msi juga tak mau kehilangan momentum. Ia langsung mengabadikanya dengan memotret menggunakan hand phone.
Pada kegiatan tersebut, lokasi pemeran di gedung eks-Karasidenan Pekalongan diisi dari benda-benda milik Museum Ranggawarsita Semarang, Museum Baik Pekalongan, Badan Arsip dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah. Monumen Pers Nasional Surakarta dan Museum Banten Vredenburg Yogyakarta.
Belajar Sejarah
Menurut Dwi arie saat membuka acara tersebut, kegiatan pemeran yang diharapkan dapat memberikan wacana pembelajaran dan menggairahkan masyarakat untuk dapat melestarikan sejarah serta budaya bangsa, sengaja ditempatkan ditempat gedung bersejarah, eks-Karisidenan Pekalongan karena merupakan gedung saki masa penjajahan Belanda serta merupakan bangunan cagar budaya.
Sementara, Ketua panitia Kegiatan yang juga Kepala UPTD Museum Batik Kota Pekalongan. Tanti Lusiani menambahkan, kegiatan untuk mendekatkan museum kepada masyarakat dalam mencintai sejarah bangsa, tahun ini digelar dalam rangkaian kegiatan mensukseskan Visit Jawa Tengah 2013. “Karena kegiatan ini merupakan momentum yang baik, maka kami selama dilaksanakan pameran, mengharapkan pihak sekolah mengirimkan siswa secara bergiliran untuk menonton langsung, sehingga diharapkan ke depan muncul keinginan untuk berwisata sejarah,” terang Tanti. (H52-900)

(SUMBER : SUARA MERDEKA, 19-04-2012)

Tidak ada komentar: