Rabu, 31 Juli 2019

Bantuan untuk Bangun Rumah

Kabar Gembira untuk Menantu yang Masih Menumpang di Rumah Mertua,
Ada Bantuan untuk Bangun Rumah.

KAJEN – Kabar gembira bagi para menantu yang saat ini belum memiliki rumah dan masih menumpang di kediaman mertuanya. Pasalnya, Pemerintah Pusat akan memberikan bantuan untuk pembangunan rumah bagi keluarga yang memiliki menantu tapi masih menumpang.

Namun, syarat utamanya adalah sudah ada tanah atau lahan hak milik yang siap untuk dibangun rumah.
“Pemerintah akan memberikan bantuan kepada keluarga yang memiliki menantu dan memiliki tanah, namun masih tinggal satu rumah bersama mertuanya,” ujar Bupati Pekalongan, KH Asip Kholbihi saat memberi sambutan pada acara pemberian santunan bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) untuk korban angin puting beliung, juru kunci kuburan dan penggali kubur di wilayah Kecamatan Wonokerto, Selasa (12/3) di pendopo Kecamatan Wonokerto.
Bupati Asip menjelaskan, bantuan dari pemerintah pusat untuk pembangunan rumah tersebut berupa uang tunai Rp 30 juta. “Tujuan dari pemberian bantuan itu agar menantu yang masih tinggal bersama mertua bisa tinggal dengan keluarganya sendiri. Syaratnya keluarga tersebut sudah memiliki tanah dan belum bisa membangunnya karena kendala perekonomian,” jelasnya.
Sosialisasi program tersebut dituturkan Bupati Asip sudah dilakukan di Kecamatan Kandangserang beberapa waktu lalu. “Kami sudah mensosialisasikan di Kecamatan Kandangserang beberapa waktu lalu, dan kini menyasar ke Wonokerto,” paparnya.
Setiap desa diterangkan Bupati Asip ada dua keluarga yang akan dibangunkan rumahnya senilai Rp 30 juta. “Selain itu kami juga akan memperbanyak perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kecamatan Wonokerto dan wilayah Kabupaten Pekalongan lainnya,” tandas Bupati. (red/dkp)

Peletakkan Batu Pertama, Los Pasar Wiradesa

Los Pasar Wiradesa yang Terbakar Mulai Dibangun Kembali


KAJEN – Setelah sempat terbakar pada tahun 2018 lalu, los pasar Wiradesa akhirnya mulai dibangun kembali oleh Pemerintah Kabupaten Pekalongan. Untuk pembangunannya, pemkab telah menganggarkan dana sebesar Rp 3.696.000.000 yang berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) setempat.
Pembangunannya sendiri diawali dengan peletakkan batu pertama oleh Bupati Pekalongan Asip Kholbihi dan Wakil Bupati Pekalongan Arini Harimurti. Diikuti oleh Sekda Mukaromah Syakoer, Ketua Tim Pengawal, Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4AD) A. Syaeful Anwar dari Kejari Kajen, Kepala Dinperindagkop dan UKM Kabupaten Pekalongan HB. Riyantini.
Bupati Asip Kholbihi mengatakan bahwa Pemkab melakukan quick respon terhadap persoalan pasar yang terbakar. “Hal pertama yang dilakukan, yaitu menempatkan pedagang ke pasar darurat. Dan hari ini kita melakukan peletakkan batu pertama untuk pembangunan kembali Los yang terbakar,” kata Bupati KH. Asip usai melakukan peletakkan batu pertama, Rabu (31/07/2019).
Menurutnya untuk melakukan revitalisasi secara keseluruhan Pasar Wiradesa dibutuhkan anggaran sekitar Rp 100 milyar. Namun hal itu akan dilukam bertahap dulu sesuai dengan kebutuhan.
“Pasar Wiradesa yang kita bangun dulu yaitu pasar yang terbakar tahun lalu, dengan anggaran sebesar Rp 3.696.000.000 dan pengerjaannya selama 150 hari kerja kalender,” ujar Bupati Asip.
Bupati Asip mengungkapkan, los yang dibangun ini akan diisi sebanyak 327 pedagang dan 70 beceran eks yang terbakar. “Saya berpesan kepada seluruh pedagang dan dinas terkait untuk bareng-bareng menjaga pasar ini dari kebersihannya, ketertibannya, dan keamanannya. Agar kejadian tahun lalu tidak terjadi lagi,” tambahnya.
Selain pembangunan Los Pasar Wiradesa, di hari yang sama Pemkab Pekalongan juga mulai membangun Pasar Sragi. “Anggarannya sebesar Rp 1.591.520.300 dengan waktu pelaksanaan 120 hari kalender, dengan sumber dana DAK Kementerian Perdagangan RI Tahun 2019. Dan anggaran sebesar itu untuk membangun 43 Kios dan 1 MCK,” jelas Bupati.
Sri Kustini (35) pedagang sayur Pasar Wiradesa mengatakan dirinya mengucapkan terimakasih kepada pemerintah yang sudah cepat tanggap dalam pembangunan pasar yang terbakar. “Alhamdulillah mas, pemerintah sudah peduli terhadap pedagang dengan membangun kembali los pasar yang terbakar. Semoga, pembangunan ini cepat selesai agar semua pedagang bisa menempati kembali ke los nya masing-masing,” tambahnya.

Prospek Kerja Teknik Informatika

10 Peluang Atau Prospek Kerja Teknik Informatika Dan Gajinya
Tersedia begitu banyak peluang atau prospek kerja teknik informatika. Ada banyak jenis profesi yang bisa Kamu tekuni dengan mengambil jurusan teknik informatika. Peluang gaji yang didapatkan dari jurusan ini pun juga bagus. Berikut akan dibahas peluang kerja teknik informatika yang bisa Kamu dapatkan.
1. Programmer
Programmer adalah pilihan profesi yang paling banyak diambil oleh para lulusan teknik informatika. Apalagi mengingat saat ini teknologi berkembang begitu pesat. Kamu bisa memulai sebagai junior programmer terlebih dahulu. Gaji yang didapat untuk pemula bisa Rp 5 juta hingga Rp 10 juta.
2. System Analyst
System analyst bertugas menganalisis sistem yang akan dipakai di sebuah perusahaan. Siystem analyst akan bekerja berdampingan dengan programmer. Gaji yang diterima oleh system analyst berkisar antara Rp 6,5 juta hingga belasan bahkan bisa puluhan juta.
3. IT Consultant
Profesi ini bertugas memberi ide untuk klien mengenai penggunaan teknologi informasi agar bisa memenuhi target bisnis mereka. IT consultant memiliki penghasilan yang cukup tinggi juga yaitu berkisar antara Rp 6 juta hingga Rp 11 juta.
4. Software Engineer
Software engineer memiliki tugas yang hampir sama dengan programmer dan system analyst. Seorang software bisa mendapat gaji hingga Rp 8 juta untuk pemula dan bahkan bisa mencapai belasan dan puluhan juta.
5. Database Engineer
Database engineer bertugas untuk merancang dan memonitor database kompleks. Gaji yang ditawarkan untuk profesi ini bagi fresh graduate bisa mencapai Rp 5 juta. Sementara itu gaji bisa meningkat hingga puluhan juta rupiah jika Kamu sudah berpengalaman.
6. Software Developer
Software developer merupakan profesi yang beperan penting menciptakan software yang nantinya dipakai untuk menjalankan sebuah sistem. Gaji yang bisa didapat seorang software developer bisa mencapai Rp 8 juta.
7. Web Designer
Web designer bertugas merancang sebuah website dan akan bekerja berdampingan dengan web programmer. Gaji yang bisa diperoleh web designer kurang lebih Rp 4 juta atau bisa lebih tinggi sesuai dengan proyek yang dikerjakan.
8. IT Executive
IT executive adalah salah satu contoh peluang atau prospek kerja teknik informatika yang bisa dibilang bergengsi. IT executive bertugas untuk memastikan kesiapan sistem sehingga dapat dioperasikan dengan efisien. Gaji yang diperoleh IT executive berkisar antara Rp 5 juta hingga Rp 9 juta.
9. Network Administrator
Seorang network administrator bertugas untuk menjaga kontinuitas jaringan sistem. Gaji untuk seorang network administrator dapat mencapai Rp 9 juta.
10. Network Support Engineer
Profesi yang satu ini bertugas melakukan analisis sistem jaringan. Gaji yang didapatkan untuk profesi ini berkisar antara Rp 5 juta hingga Rp 9 juta.
Profesi apa yang menjadi impianmu? Apapun itu, pastikan Kamu memilihnya karena Kamu memang berminat dengan profesi tersebut bukan semata-mata karena gaji. Semoga informasi peluang atau prospek kerja teknik informatika di artikel ini bisa bermanfaat ya!
Ayo Kuliah di Fastikom Klik disini
UMPP



Prospek Kerja Keperawatan

10 Peluang Atau Prospek Kerja Keperawatan Dan Gajinya
Memilih jurusan keperawatan dan bercita-cita menjadi perawat bisa jadi adalah impian Kamu sejak kecil. Tapi tahukah Kamu seberapa luas prospek kerja keperawatan? Kalau  amu mengira prospek keperawatan itu sempit karena ujung-ujungnya pasti jadi  perawat, Kamu sepertinya perlu memperluas wawasan Kamu lagi. Kamu bisa cek 10 prospek kerja keperawatan bagi Kamu yang lulusan keperawatan
1. Perawat Di Rumah Sakit
Jika Kamu bercita-cita menjadi perawat, Kamu bisa mengikuti jejak para pendahulumu dengan berkarir menjadi perawat rumah sakit. Kamu bisa memilih rumah sakit yang Kamu inginkan, mau rumah sakit plat merah, rumah sakit swasta, rumah sakit di negeri sendiri, atau bahkan rumah sakit di luar negeri, bisa Kamu coba semua.
Bercita-cita menjadi seorang perawat adalah sebuah cita-cita yang mulia. Karena perawat adalah sebuah profesi yang lebih mengutamakan pengabdian daripada orientasi pendapatan semata. Rata-rata gajinya adalah Rp 2juta – Rp 5juta.
2. Perawat Homecare
Kalau Kamu tidak suka rumah sakit atau tidak mau bekerja di rumah sakit selamanya, Kamu bisa memilih menjadi perawat homecare. Alih-alih Kamu harus berangkat kerja ke rumah sakit, Kamu akan berangkat kerja ke rumah orang lain.
Di sana Kamu akan merawat orang-orang yang membutuhkan perawatan. Bisa bayi, anak kecil, bahkan para lansia. Kelebihannya adalah Kamu memiliki waktu yang lebih fleksibel daripada bekerja di sebuah instansi resmi. Rata-rata gajinya adalah Rp 2.5juta – Rp 7juta.
3. Medical Representative
Jika Kamu adalah seorang lulusan perawat dengan kemampuan ilmu pemasaran yang mumpuni, Kamu bisa berkarir menjadi medical representative. Tugasnya adalah mempromosikan produk-produk farmasi secara profesional, kredibel, dan berintegritas. Profesi ini dibutuhkan oleh perusahaan yang bergerak di bidang farmasi. Rata-rata gajinya adalah Rp 3juta – Rp 7juta.
4. Penulis Buku Kesehatan
Kalau Kamu suka menulis dan mempunyai kemampuan menyusun kata-kata serta bermimpi ingin menerbitkan bukumu sendiri, Kamu bisa menjadi penulis buku dengan tema-tema kesehatan.
Kamu bisa membukukan hasil penelitian yang telah Kamu lakukan kemudian dijual secara luas. Pendapatannya bisa melebihi teman-teman Kamu yang berkarir menjadi perawat jika bukumu laris manis di pasaran dan menjadi best seller. Rata-rata gajinya tergantung buku yang terjual.
5. Perawat Di Klinik Kecantikan
Semakin banyaknya klinik kecantikan yang ada, Kamu bisa menjadikan ini sebagai prospek kerja keperawatan setelah lulus nanti. Apalagi jika perawatan tubuh dan wajah adalah passion Kamu. Tugasnya hampir sama dengan perawat pada umumnya, bedanya hanya tempat kerjanya saja. Rata-rata gajinya adalah Rp 2.5juta – Rp 5juta.
6. Asisten Dokter
Lulusan perawat juga bisa menjadi asisten dokter. Tugasnya adalah memberikan pelayanan kesehatan dengan pengawasan dokter, memberikan pengobatan dan nasihat kepada pasien. Rata-rata gajinya adalah Rp 3juta – Rp 5juta.
7. Manajer Data Klinis
Tugasnya tidak jauh-jauh dari pengelolaan data untuk memecahkan suatu masalah. Kamu harus bisa menerapkan pengetahuan kesehatan dan juga pandai melakukan manajemen database untuk analisis data klinis sehingga bisa digunakan untuk mengidentifikasi dan melaporkan tren. Rata-rata gajinya adalah Rp 3juta – Rp 5juta.
8. Paramedis Dan Teknisi Medis Gawat Darurat
Sebagai paramedis dan teknisi medis gawat darurat, Kamu adalah orang pertama yang akan melakukan perawatan terhadap pasien yang luka atau membutuhkan pertolongan.
Kemampuan berpikir kritis sangat diperlukan untuk dapat menggeluti profesi ini. Selain itu, Kamu haruslah cepat tanggap dalam mengambil keputusan karena ini berhubungan dengan situasi gawat darurat. Rata-rata gajinya adalah : Rp 3juta – Rp 5juta.
9. Manajer Layanan Medis Dan Kesehatan
Berkarir sebagai manajer layanan medis dan kesehatan berarti Kamu memiliki tanggung jawab untuk mengkoordinasikan pelayanan medis dan kesehatan di instansi tempat Kamu bekerja. Rata-rata gajinya adalah Rp 4juta – Rp 7juta.
10. Ahli Epidemiologi
Ahli epidemiologi adalah seseorang yang bertugas mendeteksi masalah kesehatan yang terjadi. Profesi ini berperan penting dan dibutuhkan di setiap negara agar penyakit yang ada tidak menjadi wabah. Rata-rata gajinya adalah Rp 3juta – Rp 5juta
Itulah tadi 10 prospek kerja keperawatan yang bisa dipilih untuk karir Kamu di masa depan. Masuk jurusan keperawatan tidak selalu harus bekerja sebagai perawat. Kamu bisa mengambil karir lain yang sesuai dengan jurusan kuliah Kamu.
Ayo Kuliah di FIKES Klik Disini
UMPP


Prospek Kerja Lulusan D3 Akuntansi

Ini 12 Prospek Kerja Lulusan D3 Akuntansi Terbaik 

D3 Akuntansi tergolong sebagai program studi yang diminati di Indonesia. Salah satunya karena lulusan program studi ini cepat dapat kerja. Apa saja prospek kerja lulusan D3 Akuntansi? 
Berikut ini adalah prospek kerja lulusan D3 Akuntansi terbaik.

1.Accounts Payable/Receivable Clerk 
AP/AR Clerk adalah orang yang menangani proses akuntansi khusus utang dan piutang terutama berkaitan dengan input data dan persiapan bukti transaksi.

2.Admin Penjualan (Administrator Sales)
Admin penjualan adalah orang yang bertugas menangani permintaan pelanggan,mengejar harga jual, mengejar target pejualan harian dan memproduksi laporan.

3.Staff Administrasi dan Keuangan
Staf administrasi dan keuangan adalah orang yang bertugas membantu Kepala Staf Administrasi 
dalam kegiatan perencanaan dan pelaksanaan kegiatan sesuai visi, misi, tujuan serta rencana kerja. 
Tugas itu meliputi pembuatan agenda surat masuk dan keluar, pembuatana arsip surat masuk dan keluar, pengelolaan kas kecil, monitoring kebutuhan rumah tangga dan pembuatan jadwal kegiatan pimpinan.

4.Staff Akuntansi
Staf akuntansi adalah orang yang bertugas untuk membuat laporan keuangan pada perusahaan dan melaporkannya pada pihak berwenang di sebuah perusahaan. Tugasnya secara rinci adalah memverifikasi data keuangan atau dokumen ekonomi organisasi, mencatat dokumen ekonomi secara double entry system.

5.Staff Perpajakan
Staf Perpajakan adalah orang yang bertugas membuat dokumen pajak yang berkaitan dengan transaksi hingga membuat laporan pajak serta menyimpan laporan itu sesuai dengan jenis pajak. 
Staf Pajak juga wajib membuat dokumen pajak secara teliti dan tepat waktu.

6.Petty Cash Staff
Petty Cash Staff adalah karyawan yang bertugas menangani pembayaran dan pencatatan pengeluaran kecil yang tak terdua. Pengeluaran kecil tak terduga itu seperti pembelian ATK kantor seperti tinta printer, penggantian biaya perjalanan bisnis atau bahan bakar operasional kantor. 

7.Supervisor Accounting and Finance
Supervisor accounting and finance adalah orang yang bertanggungjawab atas pelaksanaan aktivitas keuangan perusahaan seperti arus kas masuk dan keluar, pengendalian keuangan internal, pengontrolan cash flow perusahaan dan menangani sinkronisasi data administrasi keuangan dan akuntansi sesuai prosedur.

8.Financial Controller
Financial Controller merupakan posisi tertinggi dalam bidang akuntansi dan keuangan. Financial controller bertugas langsung dalam keuangan serta persiapan analisis operasional perusahaan seperti laporan keuangan. Untuk dapat menjadi financial controller, setidaknya harus D3 Akuntansi 
dan memiliki pengalaman 5 tahun dalam mengelola keuangan.
9.Finance Frontline
Finance Frontline adalah orang yang bertugas melayani konsumen atau nasabah terkait urusan keuangan.Contoh finance frontline adalah customer service dan teller di bank. Untuk dapat menjadi finance frontline harus memiliki penampilan serta kemampuan komunikasi yang baik.

10. Credit Analyst
Credit Analyst bertugas untuk menentukan layak atau tidaknya seorang nasabah memperoleh fasilitas kredit dari bank. Tidak hanya kredit, analisis juga dilakukan pada permohonan kartu kredit serta batasan kredit yang diberikan kepada pemohon. Credit analyst diperlukan untuk menghindari kerugian bank karena meminjamkan dana pada orang atau perusahaan yang justru tidak mampu memenuhi kewajiban kreditnya.

11.Loan Administration Staff
Loan administration staff adalah petugas bank yang menanangani permasalahan administrasi kredit,
portofolio kredit serta hukum. Loan administration staff biasanya juga menangani pendaftaran serta permohonan kredit, menganalisa serta membantu permohonan kredit, penyiapan dan pelaksanaan realisasi kredit, pemeliharaan dan penyimpanan dokumen dan agunan kredit, mengawasi performance dan mengklarfikasi kredit, dan menyelesaikan kredit bermasalah. 

12.Business Promotion Staff
Business promotion adalah pegawai bank yang melakukan pemasaran berbagai produk perbankan 
kepada calon nasabah, khususnya yang berkaitan dengan kredit.


Ayo Kuliah di 
1. FEB klik disini

umpp

Rabu, 17 Juli 2019

Sentra Bibit Bawang Putih Nasional, Mengulang Sukses Kabupaten Batang

Batang jadi Sentra Bibit Bawang Putih Nasional

BATANG – Sejarah suksesnya budidaya bawang putih di Kabupaten Batang, ternyata mendapat perhatian dari Kementrian Pertanian RI. Untuk itulah, pihak kementrian akan menjadikan Batang sebagai salah satu daerah centra bawang putih. 

Apalagi dari hasil ujicoba yang dilakukan, ternyata hasil panen yang didapatkan melebihi dari target nasional.“Memang ada sejarah sukses tentang Bawang putih, untuk mengulang sukses Kabupaten Batang diproyeksikan Kementerian Pertanian.

Bupati Wihaji menjelaskan, dengan keberhasilan masyarakat tanam bawang, maka Kabupaten Batang bisa andil dalam menjaga ketahanan pangan nasional yang selama ini kebutuhannya selalu mengimpor. 

Selain itu, Batang juga diharapkan dapat menjadi“Bawang putih sebagai alternatif petani selain menanam padi dengan hasil yang lebih baik, khususnya di dataran tinggi. Oleh karena itu, dengan banyak petani yang menanam, otomatis dapat mengurangi impor. Apalagi hasil panen bawang putih di Batang.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Batang, Migayani Tamrin menambahkan, di wilayah Batang memulai menanam bawang putih tahun 2018 dengan luasan 94 hekatar, dan tahun 2019 sekitar 300 hektar.

“Batang memang menjadi pusat penyedia benih yang di 2019 ditargetkan oleh Kementraian, sedangkan lahan yang dikembangkan sendiri melalaui pendanaan APBN ada sekitar 275 hektar, dan yang dari kemitraan seluas 84 hektar dengan varietas lumbu ijo dan lumbu,” jelas Migayani.

Migayani Tamrin membeberkan, khusus Kabupaten Batang memang dikhususkan untuk pembibitan bukan untuk konsumsi. Sedangkan untuk harga jual bawang putih sendiri, basah untuk bibit 1 kg Rp 10.000, kalau bawang putih kering satu bulan dihargai Rp 35 ribu
Ditjen holtikultura melalui Kasubit tanaman Obat, Kementrian Pertanian, Wiwi Sutiwi mengapresiai Pemkab Batang yang serius dalam budidaya melalui program pengembangan bawang putih.
“Di Tahun 1990 bawang putih di Indoensia berjaya dengan 20.000 ha, namun dengan berjalanya waktu menurun 2000 ha, bahkan kita
Oleh karena itu, di harapkan di tahun 2021 Indonwsia bisa swasembada pangan bawang putih, karena sejak tahun 2017 dari Kementrian Pertanian terus mengembangkan kawasan dengan pemberian bibit secara gratis.
“Kita mulai benahi benihnya dan kita sebarkan ke patani, dan Batang kita fokuskan untuk pengembangan benihnya dulu, dengan harapan 2021 sudah swasembada pangan, karena sejak 2017 sudah kita kembangkan 1500 ha, 2018 sebanyak 5500 ha dan 2019 ada 10.000,” jelas Wiwit.
Sementara Petani bawang putih Desa Gunungsari, Kecamatan Bawang, Saat mengatakan, bahwa menanam bawang putih lebih untung serta menjanjikan dari pada menanam padi.
“Saya memiliki luasan 2000 meter persegi yang ditanamai bawang putih, dalam satu kali panen bisa untung bersih Rp 2 juta yang satu tahun dua kali tanam,” tandasnya. (red)

DPRD Kabupaten Pekalongan, setujui Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2018

Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2018 Disetujui DPRD Kabupaten Pekalongan

KAJEN – Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2018 disetujui oleh DPRD Kabupaten Pekalongan. Persetujuan tersebut ditandai dengan penandantangan Raperda oleh Bupati Pekalongan KH. Asip Kholbihi dan Ketua DPRD Dra. Hj. Hindun beserta Wakil Ketua DPRD, Rabu (17/7/2019) di ruang rapat paripurna Dewan setempat.

Bupati Asip dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada segenap Anggota Dewan, yang dengan segenap perhatiannya telah menyusun dan membahas Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2018.

“Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2018 ini selanjutnya akan kita sampaikan kepada Gubernur Jawa Tengah untuk mendapatkan evaluasi agar tercapai keselarasan antara kebijakan daerah, provinsi dan nasional maupun sinergitas antara kepentingan publik dan kepentingan aparatur. Disamping juga untuk menghindari agar Perda APBD tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan lainnya,” papar Bupati Asip.

Dari hasil pembahasan bersama antara eksekutif dan legislatif, maka Bupati Asip menyampaikan Ringkasan Laporan Realisasi Anggaran pada Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Pekalongan Tahun Anggaran 2018, yaitu Pendapatan Daerah sebesar Rp 2.101.449.302.496,83,-.

Selanjutnya, Belanja dan Transfer sebesar Rp 2.160.744.430.323,-. Pembiayaan netto sebesar Rp 229.856.828.594,88 dan SiLPA (Sisa Lebih Perhitungan Anggaran) sebesar Rp 170.561.700.768,71,-.

“Segenap potensi, kemampuan dan pemikiran telah kita curahkan bersama dalam rangka upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Meskipun sudah banyak yang kita kerjakan, namun masih banyak juga harapan masyarakat yang belum dapat kita wujudkan. Untuk itu diperlukan tekad dan kerja keras serta jalinan semangat kebersamaan oleh para pemangku kepentingan dalam melaksanakan program dan kegiatan pembangunan, sehingga mampu mencapai sasaran yang dapat dinikmati secara demokratis, adil dan merata oleh seluruh masyarakat Kabupaten Pekalongan,” tandas Bupati.

Bank Sampah Kota Pekalongan, Solusi Tambahan Pendapatan Masyarakat

Asyik, Sekali Nabung di Bank Sampah Bisa Dapat Rp400 ribu

KOTA – Bank Sampah Kota Pekalongan yang sudah dibuka sejak 2018 lalu, kini mulai banyak diminati oleh masyarakat. Masyarakat yang rajin memilah sampah, bisa menukarkannya dengan uang yang nantinya dapat dimasukkan dalam rekening tabungan yang dikelola oleh Bank Sampah. Hingga saat ini, sudah ada 400 orang yang tercatat sebagai nasabah Bank Sampah dengan tabungan mencapai puluhan juta rupiah.

Koordinator Bank Sampah Kota Pekalongan, Nadia Kamila menjelaskan, minat masyarakat untuk menabung sampah mulai meningkat. Dari 400 nasabah, sebagian besar merupakan kelompok dari instansi pemerintahan, TPS3R, sekolah, maupun dari RW. Hanya 150 nasabah yang merupakan penabung individu.

“Yang rutin jelas dari kelompok tadi. Seperti petugas TPS3R, itu memang diwajibkan setor sampah plastik minimal 100 kilogram per bulan ke Bank Sampah. Sedangkan individu, jumlahnya memang mulai banyak tapi untuk jumlah setorannya masih minim karena mereka mengumpulkan sampah sendiri,” tuturnya, Selasa (16/7).

Setiap kali menabung, uang yang didapat beragam. Paling banyak tentu saja dari petugas TPS3R karena mereka sudah diberikan target jumlah pengumpulan per bulannya. “Kalau petugas TPS3R sekali menabung sampah bisa mendapatkan antara Rp200 ribu hingga Rp400 ribu, tergantung jenis sampah yang disetorkan. Kalau individu masih sedikit, paling banyak itu Rp70 ribu sekali menabung,” jelasnya.

Tak hanya masyarakat dari Kota Pekalongan, Nadia menyatakan bahwa nasabah Bank Sampah juga berasal dari Kabupaten Pekalongan. “Banyak kok dari Karangdadap, Kedungwuni yang kesini. Mereka tertarik karena melihat masih banyak sampah di sekitar lingkungan dan bisa dimanfaatkan menjadi uang jika ditabung disini,” katanya.

Mengenai mekanisme pendaftaran sebagai nasabah, dia menjelaskan bahwa masyarakat hanya perlu datang ke kantor Bank Sampah kemudian mengisi formulir dan menyerahkan sampah yang dibawa. Setelah mendaftar, mereka akan langsung mendapatkan buku tabungan. Untuk dana yang didapat, nasabah dapat mencairkannya langsung atau disimpan di Bank Sampah.

Bank Sampah dikatakannya juga siap menjemput sampah yang sudah dikumpulkan masyarakat. Dengan syarat, jumlahnya signifikan yakni minimal 30 kilogram. “Karena kami mempertimbangkan tenaga yang tersedia dan biaya transportasi penjemputan,” tambahnya.

Mengenai harga sampah, Nadia menyatakan sudah ada pembagian harga sampah. Mulai dari sampah campur, sampah plastik, sampah botol plastik, sampah kertas, kardus, alumunium, hingga besi. “Kalau belum dipilah itu masuk kategori sampah campur. Harganya Rp2 ribu per kilonya. Kalau sudah dipilah akan dilihat jenis sampahnya dan sudah ditentukan harganya masing-masing,” tandas Nadia.(nul)

Selasa, 16 Juli 2019

Musim kemarau, Pemkab Melakukan Antisipasi

Tenang, Ketersediaan Air Masih Cukup

**Belum Ditetapkan Darurat Kekeringan
KAJEN – Memasuki musim kemarau, Pemkab Pekalongan belum menetapkan status darurat kekeringan. Pasalnya, ketersediaan air di Kota Santri masih mencukupi. Apalagi, hujan beberapa kali masih mengguyur wilayah Kabupaten Pekalongan.
“Musim kemarau saat ini Kabupaten Pekalongan belum ditetapkan sebagai daerah dengan kategori darurat kekeringan, karena masih turun hujan dan ketersediaan air masih cukup,” ujar Bupati Pekalongan Asip Kholbihi, kemarin.
Diakuinya, di daerah Bojong sudah ada sawah yang kekeringan namun masih bisa diatasi. “Mudah-mudahan ini masih turun hujan lagi sehingga Kabupaten Pekalongan tidak menerapkan darurat kekeringan tapi melalui dinas terkait kita sudah waspada kalau terjadi daerah kekurangan air ada dropping dari BPBD dan PDAM. Kita imbau masyarakat bersama-sama hemat air selama musim kemarau. Mudah-mudahan Kabupaten Pekalongan tidak alami darurat kekeringan kalau lihat situasinya seperti ini,” katanya.
Seperti diberitakan, sebanyak 11 desa yang tersebar di tujuh kecamatan di Kabupaten Pekalongan diperkirakan rawan kekeringan pada musim kemarau panjang tahun 2019. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pekalongan sudah memetakan desa-desa rawan kekeringan tersebut untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya krisis air bersih selama musim kemarau.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pekalongan, Budi Raharjo, Selasa (9/7), mengatakan, untuk mengantisipasi kekeringan pada musim kemarau tahun 2019, pihaknya sudah melakukan pemetaan daerah rawan kekeringan di Kabupaten Pekalongan. Disebutkan, dari hasil pemetaan itu terdapat 11 desa yang tersebar di tujuh kecamatan. “Untuk mengantisipasi kekeringan saat musim kemarau, kami sudah melakukan pemetaan desa-desa yang rawan kekeringan. Ada sebelas desa di tujuh kecamatan yang rawan kekeringan,” terang dia, kemarin.
Disebutkan, sebelas desa rawan kekeringan tersebut meliputi Desa Kesesi dan Ujungnegoro di Kecamatan Kesesi, Desa Luragung di Kecamatan Kandangserang, dan Desa Pangkah, Kedungkebo, dan Desa Pegandon di Kecamatan Karangdadap. Selanjutnya, Desa Galangpengampon dan Desa Legokgunung di Kecamatan Wonopringgo, serta Desa Sawangan di Kecamatan Doro.
Disinggung upaya antisipasi yang dilakukan, Budi menyatakan BPBD Kabupaten Pekalongan sudah melakukan komunikasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) dan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Pekalongan jika nanti ada masyarakat yang membutuhkan dropping air bersih akibat kekeringan.
“Secara lisan kami sudah komunikasi dengan PMI dan PDAM, sebab rencananya rapat baru dilakukan minggu ini. Jika nanti ada permohonan bantuan droping air untuk siap. Untuk tenaga dan kendaraan, kami sudah ada. Mudah-mudahan tidak ada yang mengalami kekeringan tapi antisipasi tetap kita lakukan,” tandasnya.
Budi mengatakan, masyarakat yang mengalami kesulitan air bersih bisa mengajukan permohonan bantuan dropping air ke BPBD. “Biasanya jika ada masyarakat yang membutuhkan air langsung menghubungi kita. Kita tidak akan mempersulit. Jika ada masyarakat yang telepon atau membutuhkan air langsung kita kirim, nanti biasanya surat menyusul dari kades. Kita tidak akan ‘njlimet-njlimet’ terkait dengan itu,” imbuhnya. (ap5)

Minggu, 14 Juli 2019

Polresta Palembang,Gelar Pra Rekonstruksi Meninggalnya Siswa Saat MOS

Polisi Gelar Pra Rekonstruksi Meninggalnya Siswa Saat MOS

REPUBLIKA.CO.ID, PALEMBANG -- Anggota Satuan Reserse Kriminal Umum Polresta Palembang, Sumatra Selatan melakukan pra rekonstruksi kasus meninggalnya siswa SMA Taruna berinisial DB (14) saat menjalani Masa Orientasi Sekolah (MOS), Sabtu (13/7). Kegiatan pra rekonstruksi kasus meninggalnya siswa saat MOS, dipimpin Kasat Reskrimum Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara, di Palembang, Ahad.

Anggota Satreskrimum Polresta Palembang menggelar 10 adegan pra rekonstruksi di Tempat Kejadian Perkara (TKP), mulai dari korban bersama teman-teman peserta MOS berjalan kaki dari pesantren daerah Talang Jambi ke SMA Taruna Palembang, dan saat korban terjatuh dalam perjalanan tersebut.

Sejumlah siswa baru mengikuti Masa orientasi siswa (MOS). (Ilustrasi)

Kasat Reskrimum Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara mengatakan, pihaknya berupaya mengusut tuntas kasus siswa meninggal saat mengikuti MOS. Menurutnya, pra rekonstruksi dapat menjadi dasar penyidik memproses pengaduan dari keluarga korban dan mengungkap penyebab meninggalnya siswa SMA Taruna Palembang itu.

Sebelumnya, Aswin selaku paman korban, di RS Bhayangkara Polda Sumsel, mengatakan DB meninggal dunia diduga dianiaya kakak kelas dan tidak kuat mengikuti kegiatan MOS di sekolah yang menerapkan disiplin semi militer itu. Keponakannya dikabarkan meninggal dunia setelah mengikuti kegiatan MOS dimulai Jumat (12/7) malam hingga Sabtu (13/7) dini hari.

Kabar duka tersebut sangat mengejutkan pihak keluarga DB. Menurut Aswin, selama ini kondisi kesehatan keponakannya itu cukup baik.

"Kasus meninggalnya DS dilaporkan ke pihak Polresta Palembang, Sabtu (13/7) untuk diungkap penyebabnya dan meminta pertanggungjawaban pihak sekolah," kata Aswin.

Aturan IMEI, Upaya "membasmi" peredaran ponsel black market

Seluk Beluk Aturan IMEI, 'Pembasmi' Ponsel BM dan Curian

Jakarta - Pemerintah, melalui Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Kementerian Perdagangan (Kemendag), dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), bahu-membahu merumuskan aturan International Mobile Equipment Identitiy (IMEI). Upaya ini dilakukan untuk membasmi peredaran ponsel black market (BM) di Tanah Air. 

Menurut Kemenperin ada 10 juta unit ponsel BM yang masuk ke wilayah Indonesia setiap tahunnya. Besarnya angka penyelundupan tersebut membuat negara kehilangan pendapatan dari pajak impor ponsel.


Direktur Industri Elektronika dan Telematika Kemenperin Janu Suryanto menuturkan baru-baru ada kasus penyelundupan ponsel ilegal di Palembang, di mana nilai transaksinya bisa ditaksir Rp 6 miliar.

"Itu sekitar 6.000 ponsel. Padahal, kira-kira satu tahun ada 10 juta unit ponsel ilegal yang masuk ke Indonesia. Itu kira-kira ya, mungkin lebih, karena kita pelabuhannya banyak," ungkap Janu.

Menurut Janu adanya kontrol IMEI sangat penting untuk melindungi industri dan konsumen di dalam negeri. Untuk itu, perlu dilakukan identifikasi, registrasi, dan pemblokiran perangkat telekomunikasi seluler yang tidak memenuhi ketentuan. 

Kontrol IMEI juga memiliki tujuan untuk meningkatkan kualitas layanan telekomunikasi selular dan menghilangkan ponsel BM dari pasar sehingga meningkatkan potensi pajak pemerintah.

"Jadi, bisa melindungi industri ponsel dari persaingan tidak sehat sebagai dampak peredaran ilegal. Selain itu, mengurangi tingkat kejahatan pencurian dan melindungi bagi penggunanya," pungkas Janu.

Berlaku Agustus?

Aturan IMEI merupakan kelanjutan dari regulasi Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) yang sudah diterapkan beberapa tahun. Diketahui, TKDN ini mewajibkan para produsen smartphone untuk menanamkan komponen lokal di perangkat mereka sebesar 30%. Aturan IMEI awalnya direncanakan ketok palu pada 17 Agustus nanti, mengambil momen peringatan HUT ke-74 Republik Indonesia.

"Kalau 17 Agustus itu hari libur, barangkali bergeser-geser. Maunya mendekatkan dengan hari kemerdekaan RI. Itu hanya mencari momentum saja. Bisa bergeser, mungkin maju atau mundur itu mungkin terjadi," kata Ismail, Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (Dirjen SDPPI) Kementerian Kominfo.


Saat ini tiga kementerian di atas terus melakukan harmonisasi sebelum menerapkan regulasi tersebut. "Rencananya di bulan Agustus itu diterbitkan tiga peraturan menteri, yaitu peraturan menteri Kominfo, peraturan menteri perindustrian, dan peraturan menteri perdagangan. Tapi ini bukan SKB tiga menteri, tapi masing-masing menteri menandatangani peraturan menteri sesuai lingkup dan tugas," tuturnya.

Kendati peraturan menteri ditandatangani Agustus nanti, aturan IMEI belum tentu langsung dijalankan hari itu juga. 

"Saya bilang tanggal 17 Agustus itu adalah tanggal peraturan menteri ditandatangani. Masalahnya berlakunya, mulai start berlakunya, masih menunggu menteri dengan mempertimbangkan sejumlah hal," pungkas Ismail. (afr/afr)

Laskar Alas Roban Kalah 4 Kali

Persibat Kalah 4 Kali Berturut-turut, Pelatih Pilih Mundur

Persibat Kabupaten Batang kembali menelan kekalahan di kompetisi Liga 2 Indonesia. Dengan demikian, berarti sudah empat kekelahan beruntung dialami oleh Laskar Alas Roban pada musim kompetisi tahun ini.


Terakhir dalam pertandingan ke limanya, Persibat mengalami kekalahan yang cukup besar, yaitu 4-0 dengan klub Blitar Bandung United yang notabene tim yang kurang diunggulkan karena beberapa kali pertandingan mengalami kekalahan dan terakhir kandas di Serang 2-0.
Sebelum kalah dari Serang dan Bandung, Persibat juga harus mengalami kekalahan telak 4-0 dari Persita Tangerang, dan dipermalukan dikandang 1-0 oleh PSMS Medan.

Pasca pertandingan kontra Serang Pelatih Kepala Fredy Mulli memutuskan mengundurkan diri dari kursi kepelatihan Persibat Batang. Hal itu terungkap dari pernyataan Ketua Umum Persibat Danang Aji Saputra.

“Setelah pertandingan ini, Coach Freddy melakukan pertemuan dengan saya dan mengambil sikap untuk mundur dari kursi pelatih. Kami sebagai manajemen menghargai keputusan coach Freddy dan dalam waktu dekat akan mengadakan evaluasi. Selain itu, juga mencari sosok yang tepat untuk menggantikan coach Freddy,” jelas Danang.

Meskipun sudah ada pernyataan mundur dari pelatih, namun Persibat tetap akan fokus memghadapi pertandingan selanjutnya untuk membuahkan hasil yang terbaik.

“Kita akan fokus juga untuk pertandingan selanjutnya, karena kita juga harus terus mengejar point yang hilang. Doakan saja semoga kedepan Persibat bisa memperoleh hasil yang lebih baik, apalagi laga selanjutnya akan digelar dikandang,” tandas Danang. (red/nov)

Jumat, 12 Juli 2019

Upacara Pembukaan TMMD Sengkuyung II di Desa Lolong

TMMD MENYUMBANG ANGKA PENURUNAN KEMISKINAN


KAJEN -  Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung tahap II tahun anggaran 2019 di Desa Lolong Kecamatan Karanganyar, resmi dibuka Bupati Pekalongan KH. Asip Kholbihi, SH, M.Si, Kamis ( 11/7/19 ).
 
Upacara Pembukaan yang dilaksanakan di kompleks obyek wisata Lolong, Bupati menjadi inspektur upacara, diikuti kurang lebih 300 orang. Dihadiri Dandim 0710/Pekalongan Letkol Inf. Arfan Johan Wihananto S.IP, M.M.S, Kapolres Pekalongan AKBP Wawan Kurniawan, S.H, S.I.K, M.Si, Ketua Pengadilan Agama Kajen Suwito, SH.MH perwakilan Kejari Kajen.
 
Selanjutnya, dari jajaran pejabat Pemkab Pekalongan antara lain Asisten I, II dan III serta para Kepala OPD, Camat Karanganyar dan Kades se Kecamatan Karanganyar.
 
Usai membacakan sambutan Gubernur, Bupati Pekalongan memberikan beberapa stressing antara lain, pertama, bahwa pembangunan penurunan angka kemiskinan di Kabupaten Pekalongan sudah berjalan cukup baik, yakni dari 12,98% pada tahun 2016 turun menjadi 10,06% pada tahun 2018.
 
"Ini belum berhenti, karena cita-cita kita adalah single digit. Sehingga keberadaan TMMD yang berbasis di desa saya meyakini juga akan menyumbang angka penurunan kemiskinan," ungkapnya.
 
Kedua, kata Bupati, pembangunan infrastruktur yang menjadi kewenangan pemerintah Kabupaten Pekalongan, hari ini sudah 87%. Artinya tinggal 13%. Pada tahun 2019 ini ada kegiatan-kegiatan cukup besar juga ada di Kecamatan Karanganyar, Kecamatan Lebakbarang ini juga akan semakin menambah. 
 
"Saya meyakini pada tahun 2021 nanti seluruh jalan Kabupaten yang menjadi kewenangan Pemerintah Kabupaten akan selesai semua," ujar Bupati.
 
Kemudian yang ketiga, kita berbicara tentang desa-desa yang ada di Kabupaten Pekalongan. Sering Bupati ingatkan bahwa Kabupaten kita ini adalah Kabupaten yang subur makmur gemah ripah loh dijawi, toto tentrem kertoraharjo, rojo koyo mulih kandange dewe-dewe, mantu sing durung kerjo melu mangan moro mertuo saklawase. Ini hanya ada di Kabupaten Pekalongan. 
 
"Ketika daerah lain kekeringan, seluruh desa di Kabupaten Pekalongan belum mengkhawatirkan adanya bencana kekeringan, sehingga saya juga belum menetapkan darurat kekeringan," papar Bupati.
 
Di hadapan tamu undangan dan masyarakat Lolong, Bupati menuturkan bahwa desa-desa di Kabupaten Pekalongan mempunyai sumber daya yang terus-menerus didayakan, sinergikan dan dioptimalkan, sehingga nanti akan mencerminkan wajah desa yang betul-betul makmur, adil, sejahtera masyarakatnya. 
 
Sumber daya itu, kata Bupati, pertama adalah sumber daya manusia yang sekarang anak-anak kita sudah banyak yang tamat perguruan tinggi. Kedua adalah sumber daya alam, hampir semua desa yang ada di Kabupaten Pekalongan mempunyai sumber daya alam yang luar biasa. Seperti Desa Lolong ini, mempunyai sungai, mempunyai kebun durian dan tanaman lain yang dapat tumbuh dengan baik. Semua ini adalah berkah dari Allah SWT yang wajib kita syukuri, Sumber daya alam ini juga harus dijaga dengan baik. 
 
Ketiga, seluruh desa yang ada di Kabupaten Pekalongan mempunyai sumber daya sosial. Gotong-royong, guyub rukun, toleransi, untuk senantiasa kita jadikan energi pembangunan agar seluruh desa betul-betul bisa kita wujudkan kemajuannya.
 
"Memang masih ada beberapa desa dalam kategori tertinggal. Tapi mohon maaf, ketertinggalan desa di Kabupaten Pekalongan ini tidak seperti di daerah lain. Infrastrukturnya masih dapat dilalui, listrik sudah hampir 100% sampai ke tingkat Dukuh di Kabupaten Pekalongan. Angka elektrasi kita sudah melebihi angka elektrasi Jawa Tengah dan nasional," tutur Bupati.
 
"Inilah beberapa hal yang menurut saya harus terus-menerus kita kelola dengan baik. Kepada seluruh Aparatur Pemerintah (ASN) untuk kerja lebih keras, ikhlas, giat dan lebih cerdas lagi agar kehadiran kemakmuran ini jangan terlalu lama. Segera cangcut tali wondo untuk mewujudkan kemakmuran di desa," imbuhnya.
 
TMMD akan berlangsung sejak 10 Juli hingga 8 Agustus, dengan sasaran fisiknya yaitu pengaspalan jalan desa Lolong Kecamatan Karanganyar sepanjang 1.727 m dan lebar 2,5 m yang akan menghubungkan ke Desa Mendolo Kecamatan Lebakbarang Kabupaten Pekalongan.
 
Usai upacara, Bupati beserta Forkopimda meninjau lokasi TMMD dengan membonceng sepeda motor yang telah disiapkan oleh pasukan Kodim 0710 Pekalongan. (didik/dinkominfo kab.pekalongan)