Rabu, 18 April 2012

Lomba Souvenir Canting

Museum Batik - Dari keenam pemenang lomba Souvenir Canting yang diadakan Museum Batik, Dekranasda dan pemkot, ternyata didominasi warga asal kelurahan kebulen serta kelurahan landungsari. Masing-masing dari kedua kelurahan menempatkan tiga perwakilannya di daftar pemenang lomba canting. Kepala UPTD Museum Batik,Tanti Lusiana menjelaskan,hal tersebut bisa terjadi dikarenakan karena dua kelurahan itu merupakan daerah penghasil canting.”seperti kita tahu,kelurahan Landungsari saat ini juga telah menjadi kampung canting.sedangkan untuk kelurahahn kebulen,juga merupakan salah satu daerah penghasil canting,”tuturnya. Pemenang tersebut,sebagai juara pertama jalan ahsanal Bachrin dari kebulen,juara kedua Slamet Diyono dari landungsari, dan juara ke tiga Muthoibin dari kebulen. Sementara untuk juara harapan masing-masing adalah juara harapan pertama Machmoed Azis dari Landungsari, harapan ke dua Chaerudin dari Kebulen, dan harapan ke tiga Ahmad Mujahidin dari Lendungsari. Kriteria penilaian pemenang sendiri, dikatakan Tanti sendiri dari tiga unsur yaitu keunikan, komposisi serta bentuk.”Prosesnya juga cukup panjang, berlangsung selama dua minggu yaitu dari keseluruhan peserta yang berjumlah 47 diseleksi terlebih dahulu menjadi 10 besar. Setelah itu baru ditentukan 6 besar sekaligus juaranya, “bebernya lagi. Masing-masing pemenang mendapatkan tropy, piagam serta uang pembinaan. “Tapi souvenir canting dari semua pemenang menjadi hak pemerintah Kota Pekalongan dan akan didisplay di Museum Batik ini, “pungkas tani. sumber :radar_pekalongan

Tidak ada komentar: