Senin, 08 Oktober 2012

Bintek Pelayanan Informasi Berbasis Internet Untuk Percepatan Pembangunan Desa

J-TREND GANDENG PEMKAB ADAKAN BINTEK

KAJEN – Journalist for Transformation, Education and Democration (J-Ternd) Semarang bekerjasama dengan Pemkab Pekalongan Sabtu (6/10) menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bintek) Pelayanan informasi Berbasis internet untuk Percepatan Pembangunan Desa di Aula Lantai 1 Setda Kab Pekalongan.
           
Dengan mengundang peserta yang merupakan wakil dari beberapa desa dari 19 kecamatan di seluruh wilayah Kabupaten Pekalongan, serta perwakilan dari penggiat pemberdayaan masyarakat perdesaan dan perkotaan, diharapkan Bintek ini mampu membantu proses percepatan pembangunan berbasis internet di wilayah Kab. Pekalongan. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Presidium J-Trend Semarang, A. Zaeni Bisri, SE, M.Si dalam sambutan singkatnya pada acara pembukaan kegiatan ini.

Zaeni menyatakan, salah satu tujuan dari Bintek ini adalah sebagai upaya melengkapi ketrampilan dan pengetahuan penyelenggara pemerintahan di desa agar lebih cepat melalui internet. Hal ini menurutnya dikarenakan internet sekarang telah menjadi teknologi yang sangat diminati masyarakat dunia, dan di Indonesia pada Tahun 2012 telah diakses lebih kurang oleh 20 % penduduk serta telah menyumbang 1,6% Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia di Tahun 2011.



Bupati Pekalongan, Drs. H. A. Antono, M.Si dalam sambutan pembukaannya  mengungkapkan rasa terimakasihnya kepada J-Trend karena telah memilih Kabupaten Pekalongan sebagai tempat penyelenggaraan Bintek ini, yang berarti masyarakat Kab. Pekalongan didorong untuk bisa memanfaatkan internet dengan lebih baik lagi.

Pada kesempatan ini Antono juga mengungkapkan harapannya kepada peserta sebagai wakil dari masyarakat agar mampu menularkan virus pembangunan yang positif bagi masyarakat di daerahnya masing-masing. “Saya yakin semua peserta disini adalah orang-orang pilihan yang menjadi obor atau tongkat di desa masing-masing oleh karena itu Anda semua harus mendapatkan informasi yang bermanfaat dan bermanfaat untuk kemudian ditularkan kepada masyarakat, agar masyarakat tidak salah dalam memahami informasi,” terangnya.

Melalui kegiatan seperti ini Antono berharap peserta dapat didorong untuk menjadi masyarakat modern, meskipun berdomisili di desa, karena menurutnya masyarakat modern adalah masyarakat yang mampu menangkap perubahan dan menyikapi perubahan tersebut ke arah yang lebih baik, dimanapun mereka berdomisili.

Bintek ini menghadirkan tiga narsumber, yaitu Dr.Yuliman Purwanto (Universitas Dian Nuswantoro Semarang) yang menyajikan materi bertajuk kebijakan pelayanan informasi berbasis internet, Drs. Amirudin, MA (Komisioner Komisi Informasi Pusat) dengan materi terkait orientasi dan misi ketentuan keterbukaan informasi publik, serta Gandy Kurniawan, S.Kom (IT Komisi informasi Prov. Jateng) yang memberikan pelatihan tentang teknis layanan informasi berbasis internet.Bintek inipun terasa lengkap dengan moderator Bapak Novel Ali. (dhee2)

Tidak ada komentar: