Kamis, 04 Oktober 2012

Branding The World's City Of Batik

Branding Batik Ditempelkan Di Mobil 

PEMKOT - Pemerintah Kota Pekalongan melakukan penempelan Branding Batik di mobil dinas sebagai upaya untuk lebih mengenalkan keberadaannya sebagai The World's City Of Batik. Selama ini, branding hanya dipakai dan dilihat pada saat acara-acara tertentu saja yang berupa pemakaian pin. Demikian diungkapkan oleh Walikota Pekalongan, dr HM Basyir Ahmad usai melakukan penempelan stiker Branding Batik di mobil dinasnya, Selasa (2/10) di Halaman Gedung Setda Pekalongan.

Pemasangan stiker ini juga dimaksudkan bahwa Branding Batik milik rakyat Pekalongan dan bukan golongan tertentu saja sehingga akan memiliki kebanggaan dengan menjadi warga Kota Batik. “Branding ini kepunyaan masyarakat Pekalongan sehingga ketika mobil dinas dipakai ke luar daerah maka akan terlihat asal dari mobil tersebut. Direncanakan stiker juga akan dibagikan kepada mobil-mobil masyarakat, yang dilakukan secara cuma-cuma,” katanya.


Branding Batik juga berguna untuk menjalin rasa kebersamaan dan keeratan diantara warga Pekalongan. Diharapkan rasa gotong royong akan semakin terjaga dan bisa mensejahterakan rakyat. “Branding ini akan memberikan rasa kebanggaan bagi masyarakat karena berasal dari Pekalongan,” bebernya.

Saat ini branding masih sebatas untuk mobil karena keterbatasan dana yang dimiliki, direncanakan penambahan anggaran akan diajukan pada tahun depan agar bisa membagikan stiker bagi sepeda motor. “Mungkin nanti pembagian stiker Branding Batik bagi pengendara sepeda motor bisa dilakukan pada saat pengurusan STNK. Namun itu masih harus dilakukan dengan pengajuan anggaran pada APBD mendatang,” tambahnya.



Sementara itu Asisten II Sekda Pekalongan, Ir Chairuddien Musthahal mengatakan kegiatan penempelan Branding Batik dilakukan bersamaan dengan Hari Batik Dunia yang jatuh Pada 2 Oktober ini.

Pemasangan Branding Batik ini nantinya akan diikuti dengan pemberian labelling batik tulis, cap dan kombinasi. Adapun alasan pemasangan stiker Branding Batik di mobil dikarenakan bisa dibawa kemana-mana sehingga bisa dilihat dan diketahui banyak orang. “Untuk sementara ini pembuatan stiker Branding Batik hanya sebatas sekitar 1.000 saja. Sehingga masih diperuntukkan bagi mobil dilingkungan SKPD Kota Pekalongan,” ujarnya. (ap15)
 



Tidak ada komentar: