Potensi Lokal Sebagai Emphasis
PEKALONGAN – Mengelola belasan hotel di Indonesia,
Metropolitan Golden Management (MGM) sebagai Hotel operator dan
building management menerapkan potensi lokal sebagai emphasis atau
titik tekan yang menarik bagi setiap hotel di daerah-daerah. Hal itu
diupayakan agar budaya nasional Indonesia bisa lebih diakui di dunia
internasional dan wisata.
“Kami akan berusaha memajukan wisata di Indonesia, khususnya di setiap daerah yang ada hotel kami. Seperti halnya Pekalongan ini, agar budaya dan tentunya menu makananya bisa dikenal secara nasional bahkan bisa sampai di dunia internasional,” terang Vice Director of Business Development MGM, Bayu Waskito Nugroho.
Dijelaskan, dalam pengembangan bisnis, pihaknya akan banyak menggarap
berbagai sisi di setiap daerah, khususnya wisata lokalnya. Terlebih
Hotel Hosiron ini terletak di jalur nasional baik jalur pantura maupun
kereta apinya. Tentu sangat menarik perhatian pejalan yang lewat.
Pihaknya ingin budaya lokal terus diangkat, seperti halnya di 17 hotel
yang saat ini sudah dikelola, dan sudah 43 hotel dalam pembangunan.
“Pada tahun ini kuran lebih 18 hotel sudah siap leading salah satunya
Hotel Horison Pekalongan,” terangnya.
Pihaknya sudah mengontak sejumlah pengusaha travel untuk bekerjasama. Juga berusaha menarik kalangan traveler secara pribadi. “Dengan keunikan dan keunggulan setiap daerah akan budaya lokalnya, kami yakin bisa menarik penggemar wisata untuk datang di kota ini khususnya hotel kami,” tegasnya.
Pihaknya sudah mengontak sejumlah pengusaha travel untuk bekerjasama. Juga berusaha menarik kalangan traveler secara pribadi. “Dengan keunikan dan keunggulan setiap daerah akan budaya lokalnya, kami yakin bisa menarik penggemar wisata untuk datang di kota ini khususnya hotel kami,” tegasnya.
Potensi lain adalah batik yang semakin dipercaya di semua wilayah, baik secara nasional maupun internasional. Untuk itu pihaknya yakin dengan standar hotel yang tinggi bisa menarik banyak pengunjung untuk datang ke Pekalongan dan menginap di hotelnya. Baik pedagang batik maupun pembeli langsung dari luar kota.
Bahkan sebagai bentuk kehormatan, desain batik melekat disetiap sisi Hotel Horison Pekalongan. Baik dari sisi luar, lobby bahkan sampai setiap kamar-kamarnya berdesain batik.
Lebih lanjut diungkapkan Rudi Tan dari Managemen PT Horison Mitra Inti, Hotel berbintang 3 tersebut juga konsen dalam menggarap sektor goverment. Untuk itu sudah disiapkan 4 metting room, berkapasitas dari 100 sampai 300 kursi. “Masih kami sediakan lagi untuk small metting romm untuk 25 kursi. Juga ada fasilitas Malabar Coffe yang tentunya tetap dengan menu minuman khas tradisonal Indonesia,” pungkasnya. (han)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar