Sabtu, 31 Agustus 2013

Pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) Batang

PLTU Batang Diminta Realisasikan Tiga Aspek Sosial
 
Batang-KIC: Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah meminta pada PT Bhimasena Power Indonesia selaku pelaksana pembangunan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) di tiga desa Kecamatan Kandeman merealisasikan tiga aspek sosial.

Sekretaris Daerah Kabupaten Batang, Nasikhin  mengatakan bahwa sebanyak tiga aspek sosial tersebut, yaitu penyediaan lahan sawah pengganti, kompensasi pada petani penggarap, dan pelatihan kewirausahaan.
“Sebanyak tiga aspek sosial itu akan secepatnya dimusyawarahkan dengan masyarakat setelah dilakukan rapat koordinasi menyeluruh dengan melibatkan unsur dari Pemprov Jateng, Pemkab Batang, dan PT BPI,” katanya.

Menurut dia, selain menindaklanjuti tiga aspek sosial, PT BPI juga diminta segera mengurus perijinan lainya, seperti ijin mendirikan bangunan (IMB) setelah proses analisa mengenai dampak lingkungan (Amdal) disyahkan oleh Badan Lingkungan Hidup (BLH) Jawa Tengah.

“Sesuai Surat Keputusan Gubernur Jawa Tengah Nomor 660.1/37 tanggal 21 Agustus 2013 tentang Ijin Lingkungan Pembangunan PLTU di Batang sudah disahkan sehingga kami berharap BPI menindandak lanjuti dengan surat periijinan lainnya,” katanya.

Ia mengatakan bahwa sesuai tahapan, jadwal peletakan batu pertama pembangunan PLTU Batang akan dilaksanakan awal Oktober 2013 sehingga tim terpadu dari pemkab segera melakukan sosialisasi pada masyarakat, khususnya warga di tiga desa terkena dampak proyek ketenagalistrikan tersebut.

“Tim terpadu akan secepatnya melakukan sosialisasi di tiga desa Karanggeneng, Ponowareng, dan Ujung Negoro terkait dengan pelaksanaan pembangunan PLTU,” katanya.

Terkait masalah tindak lanjut tiga aspek sosial, Pimpinan PT Bhimasena Power Indonesia, Ary Wibowo mengatakan bahwa pihak konsorsium PLTU siap merealisasikan tiga aspek sosial pada masyarakat terkena dampak pembangunan proyek ketenagalistrikan itu.

“Kami akan merealisasikan tiga aspek sosial itu. Hanya saja, kami berkoordinasi dengan pemkab setempat,” katanya.(ant)

 

Tidak ada komentar: