Rabu, 28 Agustus 2013

Warga Australia berkunjung ke Museum Batik Nasional

Warga Australia Tengok Koleksi Batik 

PEKALONGAN - Stephanie Belfrage, warga Australia berkunjung ke Museum Batik Nasional, Senin (26/8) untuk menengok batik miliknya yang telah disumbangkan kepada Museum Batik Nasional, beberapa waktu lalu. Stephanie datang bersama suaminya, George Belfrage. Saat berkunjung ke Museum Batik Nasional, itu keduanya didampingi Arif Dirhamsyah dan Arief Wicaksono dari Pekalongan Haritage Community. Kedatangan mereka diterima Kepala UPTD Museum Batik Nasional, Tanti Lusiani.

Seperti pengunjung lainnya, pertama, mereka diajak melihat sejarah tentang Museum Batik Nasional di ruang audiovisual. Setelah itu, melihat koleksi di ruang pamer 1. Namun baru saja masuk ke ruang pamer 1, Stephanie mngeluhkan sakit. "Saya tidak kuat berdiri lama. Bolehkah saya istirahat sebentar?" pintanya.

Ruang Pamer
Stephanie kemudian dibawa ke ruang Kepala UPTD Museum Batik Nasional untuk istrirahat. Sementara Stephanie istirahat, George melihat batik motif buketan kelengan yang disumbangkan istrinya yang dipajang di ruang pamer satu bersama batik-batik pesisir lainnya. Pada Oktober tahun lalu, Stephanie menyumbangkan lima koleksi batik miliknya kepada Museum Batik Nasional. Batik-batik itu diserahkan Antropolog keturunan Belanda-Kanada, Sandra Niessen kepada Museum Batik Nasional.

Tanti Lusiani menjelaskan, lima koleksi batik sumbangan Stephanie Belfrage terdiri atas tiga sarung, satu kain panjang dan satu kain panjang dengan selendang. Semuanya batik pesisiran motif buketan. "Dari lima batik itu, satu batik motif buketan kelengan, saat ini tengah didisplay di ruang pamer satu. Adapun empat batik lainnya disimpan di storage karena batiknya sudah rapuh berumur sekitar 50 tahun," papar Tanti. (K30-74)

(SUMBER : SUARA MERDEKA, 27-08-2013)

 

Tidak ada komentar: