Senin, 26 Agustus 2013

Tes bakat, 30 pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkot Pekalongan

PNS Akan Dites Bakat 

PEKALONGAN - Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan melakukan tes bakat terhadap 30 pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkot Pekalongan. Tes bakat tersebut bertujuan agar PNS-PNS tersebut bisa ditempatkan pada posisi yang tepat, sehingga kinerjanya bisa lebih optimal. Walikota M Basyir Ahmad menjelaskan, saat ini belum semua PNS menempati posisi yang sesuai dengan kemampuan dan bakatnya. Karena itu, Pemkot berupaya untuk menempatkan PNS pada posisi yang dengan kemampuan dan bakat.

"Dalam dua tahun terakhir, kami mencari jalan agar semua PNS bisa ditempatkan pada posisi tepat. Karena itu, kami mencoba melakukan tes talenta untuk mengetahui ke mana bakat PNS-PNS itu," terangnya usai mengambil sumpah dan melantik sepuluh pejabat struktural eselon II dan IV di lingkungan Pemkot Pekalongan di ruang Amarta Setda Kota Pekalongan, Kamis (22/8). Menurut dia, pada tahap pertama, Pemkot telah melakukan tes bakat terhadap 30 orang PNS. Jika hasil tes bakat terhadap 30 PNS itu baik, tes talenta akan ditingkatkan pada pejabat eselon IV dan staf yang berpotensi. "Harapannya, semua PNS nantinya bisa ditempatkan pada posisi yang tepat, sehingga kinerjanya akan lebih optimal," tuturnya.

Lebih Profesional
Sementara itu, sepuluh pejabat yang dilantik dan diambil sumpah pagi kemarin terdiri atas empat pejabat struktural eselon II dan enam pejabat struktural eselon IV. Empat pejabat struktural eselon II tersebut yakni Muhammad Feizal dilantik sebagai stah Ahli Walikota bidang Hukum dan Politik. Sebelumnya, Feizal menjabat sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda). Sementara itu, posisi Feizal digantikan oleh Sri Ruminingsih yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD).

Pejabat eselon II berikutnya adalah Bambang Nurdiyatman. Bambang yang sebelumnya menjabat sebagai Inspektur Kota Pekalongan dilantik menjadi Kepala DPPKAD menggantikan Sri Ruminingsih. Sementara posisi yang ditinggalkan Bambang diisi oleh Erli Nufianti yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPMP2T). Pelantikan itu, kata dia, dipercepat sebelum berakhirnya masa jabatan Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo.

"Untuk pejabat eselon II diputuskan oleh Baperjakat Provinsi dan ditandatangani oleh Gubernur. Karena itu, kami dilantik dari Kamis (22/8) ini sebab besok Gubernur sudah diganti," terangnya. Ia berharap, pejabat yang dilantik hari itu bisa meningkatkan kelembagaan, sehingga bisa lebih profesional dalam menjalankan tugas dan lebih maksimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. (K30-49)


(SUMBER : SUARA MERDEKA, 23-08-2013)

 

Tidak ada komentar: