Selasa, 29 Mei 2012

Pemkot Pekalongan Kucurkan Dana PDPM Rp 5,956 Miliar


Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan mengucurkan dana Program Daerah Pemberdayaan Masyarakat (PDPM) sebesar Rp 5,958 miliar kepada 47 Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) se-Kota Pekalongan. Wali Kota Pekalongan M Basyir Ahmad meyerahkan dana tersebut pada pencanangkan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke-9 tahun 2012 di aula kantor Kecamatan Pekalongan Selatan. Menurut Wali Kota, selama ini pembangunan hanya terkonsentrasi di kota dan kecamatan. 

Dengan mengalokasikan anggaran langsung ke BKM, diharapkan dapat mendorong kemandirian dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan di masing-masing kelurahan. “Agar gotong royong masyarakat bisa bangkit lagi,” terangnya. 

Dengan adanya dana tersebut, kata dia, kelurahan bisa langsung membangun untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Selama ini, banyak program yang direncanakan di kelurahan, tetapi tidak pernah terjadi karena saat dibawa ke Musrenbang (Musyawarah Perencanaan Pembangunan) kecamatan, program yang direncanakan itu hilang. 

Namun dengan dana PDPM, masyarakat bisa langsung membangun,” sambungnya. Selain menyerahkan dana PDPM, Wali Kota juga menyerahkan dana hibah untuk pemberdayaan masyarakat dari APBD Provinsi Jawa Tengah 2012 sebesar Rp 339,250 juta. 

Dana hibah tersebut dialokasikan kepada 12 kelompok masyarakat di Kota Pekalongan. Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (BPMP2AKB)Kota Pekalongan Sri Wahyuni menjelaskan, dana hibah tersebut akan dimanfaatkan untuk pugar rumah panggung sebanyak tujuh unit di Kelurahan Panjang Baru, Kecamatan Pekalongan Utara sebesar Rp 71,75 juta. Selain itu, pugar rumah tidak layak huni sebanyak lima unit di Kelurahan Degayu, Kecamatan Pekalongan Utara sebesar 25 juta serta pavingisasi dan pembangunan saluran air di sejumlah kelurahan.
sumber:www.persip.net

Tidak ada komentar: