Sabtu, 07 Desember 2013

Para Pendidik tidak diperkenankan berpolitik praktis

PARA GURU JANGAN “GENIT” 

Menyosong tahun politik pada 2014 mendatang, di Indonesia akan dilaksanakan Pemilihan Legislatif dan Pemilihan presiden. Berkaitan hal tersebut para pendidik di Kabupaten Pekalongan tidak diperkenankan untuk berpolitik praktis. “ Para guru dilarang “ genit “ ikut berpolitik praktis meskipun sudah mengetahui tentang politik ”ungkap Bupati Pekalongan Drs. Amat Antono, Msi disela sela melepas acara jalan sehat dalam rangka HUT ke 68 PGRI di Alun alun kajen pagi kemarin( 24/11).

Didepan 10 ribu peserta jalan sehat, Bupati menjelaskan bahwa  tahun 2013 ini adalah proses perjalanan demokrasi , yang sedang menuju puncaknya pada tahun 2014. Dan suasana politik saat ini sudah mulai terlihat dan dirasakan. Oleh karena itu para guru hendaknya menyadari akan makna tahun politik ini dengan  mengunakan hak politiknya dengan jernih dan cedas, himbau Antono.

Menurut Antono , hal tersebut perlu disampaikan, karena mengingat jumlah guru di Kabupaten Pekalongan yang mencapai ribuan orang, sehingga menarik bagi pelaku politik untuk memanfaatkannya. Jika ada yang memanfaatkan situasi tersebut dan hal tersbut tidak disadari oleh para pendidik sendiri maka akan berdampak besar dan luas khususnya bagi kalangan para pendidik sendiri.

“ Oleh karena itu kami menghimbau agar para pendidik menggunakan hak piliknya dengan jernih dan cerdas agar tidak terjebak dalam pusaran politik yang tak berujung. Dan kami akan menghormati hak pilih saudara” tegas Bupati.

Selanjutnya terkait dengan peringatan HUT ke 68 PGRI, Bupati mengajak kepada para insan pendidik untuk merenung kembali atas apa yang telah dilakukan dan diberikan kepada negeri ini khususnya terkait dengan pendidikan.

Bupati berharap kepada guru untuk tetep memegang jati diri sebagai pendidik karena masa depan bangsa ditentukan oleh peran pendidik. “ Karena dari pendidiklah perubahan yang disertai pola pikir dan budi pekerti yang baik itu bisa dilakukan agar perubahan itu bermanfaat” tandas Bupati (ham)

 

Tidak ada komentar: