Sabtu, 14 Desember 2013

Walikota syuting film dokumenter tentang potensi Kota Pekalongan

Walikota Syuting Film Dokumenter

PEKALONGAN – Walikota HM Basyir Ahmad, ikut syuting film dokumenter tentang potensi Kota Pekalongan yang dilakukan tim dari Jakarta. Lokasi syuting di beberapa tempat wisata dan budaya Kota Batik, seperti Museum Batik, bangunan cagar budaya (BCG), kawasan religi beberapa masjid tua, dan objek-objek wisata batik. Pada Jumat (6/12) sore, dalam syuting salah satu adegan film, Walikota diwawancarai presenter di Museum Batik Pekalongan. Dalam wawancara tersebut, Basyir menjelaskan tentang keberadaan Kota Pekalongan, antara lain Pekalongan sebagai Kota Batik Dunia, dan kekayaan lain yang dimiliki.
Dijadikan Marchandise
Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Pariwisata dan Kebudayaan Drs Doyo Budi Wibowo MM menjelaskan, kegiatan pembuatan film dokumenter tentang Kota Pekalongan itu dilakukan oleh pemerintah pusat sebagai sarana promosi daerah. Film dokumenter tersebut selain akan dilayangkan juga akan dijadikan marchandise bagi wisatawan dan tamu-tamu kenegaraan yang berkunjung ke Pekalongan, sehingga semuanya dapat mengetahui Kota Pekalongan secara jelas dari berbagai unsur heritage, kehidupan masyarakat, pariwisata dan sebagainya.
Hasil dari syuting film ini nanti juga akan kami gunakan sebagai media promosi pariwisata serta kebudayaan daerah, sehingga diharapkan wisatawan selain bisa berkunjung langsung, juga dapat menikmati tayangannya secara pribadi melalui rekaman yang kami berikan,” tandas Doyo. Dengan langkah-langkah demikian, diharapkan dapat meningkatkan kunjungan pariwisata di Kota Pekalongan dan daerah lebih dikenal oleh wisatawan secara bagus yang pada akahirnya akan menumbuhkan perekonomian kreatif masyarakat. (H52-69)
(SUMBER : SUARA MERDEKA, 09-12-2013)

Tidak ada komentar: