Senin, 10 September 2012

Alat Hasil Rekayasa Soetarko Dan Caram Menempati 10 Besar Krenova

PEMKAB PEKALONGAN PAMERKAN DUA PRODUK INOVASI 

KAJEN- Dua unit mesin/alat hasil inovasi pelaku industri Kabupaten Pekalongan dipamerkan di Pameran Produk Inovasi (PPI) Tingkat Propinsi Jawa Tengah pada tanggal 6-8 September 2012. Alat tersebut merupakan teknologi tepat guna yang dibutuhkan masyarakat, untuk industry kecil dan menengah.

Kepala Bidang Statistik dan Penelitian Pengembangan, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Pekalongan, M. Abdillah Abadi, SH,M,Pop.Hr Jumat (7/9), mengatakan, dua alat yang dipamerkan tersebut adalah alat pemotong tempurung batok kotak untuk kerajinan mozaik dan alat pemotong tempe kripik.



Alat hasil rekayasa yang dilakukan oleh Soetarko dan Caram ini sebagian besar menggunakan komponen dalam negeri, sehingga untuk mendapatkan suku cadangnya lebih mudah. Namun, untuk sementara ini Soetarko dan caram memproduksi alat ini secara eksklusif di rumahnya. “Oleh karena itu, alat ini belum bisa ditemukan di pasaran umum. Namun. pembuat dua alat ini siap menerima pesanan bagi yang berminat mendapatkannya” terangnya.

Abadi menambahkan, dua alat hasil inovasi warga Wonopringgo dan Siwalan Kabupaten Pekalongan ini sering diikutsertakan dalam berbagai macam pameran, baik tingkat Kabupaten maupun Propinsi. Bahkan, Soetarko sang pencipta alat untuk memotong tempurung batok ini telah beberapa kali menerima penghargaan. Antara lain piagam penghargaan MURI tahun 2006, TUV NORD Certificate Th. 2007, Piagam Penghargaan Krenova Propinsi Tahun 2009 untuk mesin pemotong dan pelubang tempurung kelapa untuk IKM kerajinan batik dan tas. Piagam Tokoh Indonesia berprestasi dan Profesional Award 2010.

“Upakarti dari Presidenpun berhasil diraihnya pada tahun 2011 lalu. Dan pada tahun 2012 ini Pak Tarko menempati 10 besar Krenova Propinsi Jawa Tengah. Sementara Caram juga merupakan pemenang lomba Kreativitas dan Inovasi (Krenova) Tingkat Kabupaten Pekalongan Tahun 2010” ujar Abadi.

Terkait kebijakan Pemkab. Pekalongan dalam mendukung kreatifitas para innovator ini, Abadi menjelaskan bahwa Pemkab selalu berusaha memfasilitasi, dan memberikan pembinaan serta membantu mempromosikan hasil inovasi masyarakat ini dengan mengikutsertakannya dalam pameran. “Tak lupa Pemkab juga memberikan hak paten bagi pemenang lomba kreatifitas dan inovasi (krenova) ini” tambahnya.

Lebih lanjut Abadi menyampaikan bahwa pameran yang digelar di Pekan Raya Promosi Pembangunan (PRPP) Semarang ini, bertujuan untuk mengembangkan dan menstimulan masyarakat umum agar lebih kreatif dalam menemukan hasil karya yang aplikatif dan menjadi bagian dalam pemberdayaan ekonomi kerakyatan. “Saya berharap, kedepan kegiatan semacam ini dapat memberikan motovasi pada masyarakat umum agar lebih bisa berkarya dan berinovasi pada produk-produk unggulan” pungkasnya. (451h)
sumber:www.pekalongankab.go.id

Tidak ada komentar: