Jumat, 07 September 2012

Pelantikan Pejabat Eselon III, IV Dan V, 13 Guru, Serta 4 Pejabat Fungsional

BUPATI : “YANG UTAMA ADALAH PENGHARGAAN DAN PENGAKUAN DARI MASYARAKAT” 

KAJEN - Sebanyak 61 PNS di lingkungan Pemerintah Kab. Pekalongan dilantik dan diambil sumpahnya pada hari ini (6/9) untuk menjadi pejabat struktural eselon, III, IV, V, Kepala Sekolah dan Pejabat Fungsional Pengawas Pemerintahan. Acara yang dilangsungkan di Aula lantai 1 Setda Kab. Pekalongan ini dihadiri oleh Bupati Pekalongan beserta Ibu Arini Antono, Wakil Bupati Pekalongan, Sekretaris Daerah, dan para kepala SKPD di Lingkungan Pemkab Pekalongan.

Tercatat ada 44 PNS yang dilantik menjadi pejabat eselon III, IV dan V, 13 guru yang diberi tugas tambahan sebagai kepala sekolah serta 4 pejabat fungsional pengawas pemerintahan. Diantara pejabat yang dilantik adalah Kepala Bagian Kesra, Drs. M. Basori Anwar, M.Si yang dipromosikan menjadi Kepala Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah, serta Drs. Ali Reza, M.Si yang semula menjabat sebagai Kabag Pembangunan, kini mengisi kekosongan jabatan Kabag. Humas Setda.
Diawal sambutannya Bupati Pekalongan, Drs. A. Amat Antono, M.Si mengungkapkan rasa terimakasihnya kepada jajarannya atas apa yang sudah dilakukan, karena secara bertahap Kabupaten Pekalongan telah mendapatkan berbagai penghargaan dari propinsi maupun pusat. “Mohon hal ini jangan membuat kita berpuas diri, karena sesungguhnya penghargaan dan pengakuan dari masyarakat adalah hal yang utama,” tegasnya.

Tak lupa Antono menyampaikan beberapa hal penting yang diminta diperhatikan oleh para pejabat, khususnya yang baru saja dilantik. Menurutnya kepercayaan yang diberikan haruslah diikuti dengan tanggungjawab, serta penguasaan Tupoksi dan tugas yang dicari. Hal lain yang tak pernah ketinggalan disampaikan adalah himbauan  agar bersama menyatukan langkah, gelombang atau frekuensi dalam melaksanakan tugas agar kebijakan yang diambil dapat sampai kebawah secara tepat.
Bupati juga menekankan pentingnya komitmen dalam melaksanakan peraturan perundangan dan tugas, karena hal tersebut merupakan roh, landasan, serta spirit dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. “Sehebat apapun peraturan yang ada, jika kita tidak punya komitmen, percuma!, tempatkanlah peraturan pada otak kita dan komitmen pada hati kita,” imbuhnya.
   
Pada kesempatan ini, Antono juga menghimbau pentingnya meningkatkan kepekaan sosial, karena banyak hal di lapangan yang masih perlu diperbaiki. “Cek langsung ke lapangan kemudian koordinasikan,” ujarnya. Di akhir sambutannya, Antono menghimbau kepada para istri camat agar senantiasa mendukung tugas suaminya, menurutnya tugas camat sangat kompleks karena tidak hanya dituntut keahliannya namun juga ketauladanannya.(dhee2)
sumber:www.pekalongankab.go.id

Tidak ada komentar: