Sabtu, 30 Juni 2012

Taman Kota Sokosari Akan Dilengkapi Rusa

PEKALONGAN- Taman kota Sokosari yang berada di Kelurahan Sokorejo - Landungsari, Kecamatan Pekalongan Timur, Kota Pekalongan akan terus dikembangkan. Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Kota Pekalongan tahun ini akan mendatangkan hewan kancil dan rusa untuk melengkapi koleksi satwa di taman kota tersebut.

Kepala KLH Pemkot Pekalongan, Supriono mengatakan, taman kota Sokosari (Sokorejo - Landungsari), dikonsep dengan hutan heterogen yang berisi tumbuhan besar, keanekaragaman hayati tanaman langka, tanaman pewarna alam, serta sebagai lahan transit bibit (LTB). Selain itu, sebagai ruang konservasi lahan dan ruang hijau yang mampu menyerap CO2.

“Tahun ini akan dilengkapi dengan koleksi hewan kancil, dan rusa. Juga pembuatan taman interaksi, keanakeragaman hayati, infrastruktur, dan suplai air di taman kota itu,” papar Supriono, saat ditemui di kantornya, Kamis (28/6).



Pengembangan taman kota itu dianggarkan Rp 500 juta berasal dari APBD 2012. Dia menambahkan, sejak dibangun mulai tahun 2009, Taman Kota Sokosari telah dilengkapi pula dengan jogging track, tanaman mangga, pembibitan dan berbagai koleksi tanaman. Upaya itu dilakukan dengan peran  dampingan Prof Tarsun, guru besar dari Fakultas Geografi Universitas Indonesia.



Usulan Anggaran

Dijelaskan, Taman Kota Sokosari memiliki luas 1,2 hektare, di mana 5.000 M2 berada di lahan bengkok Kelurahan Sokorejo, dan 7.000 M2 sisanya masuk bengkok Kelurahan Landungsari. “Yang 7.000 M2, tahun ini rencananya kami uruk dengan volume 4.250 meterkubik. Areal itu akan digunakan untuk lahan tumbuhan pewarna alam. Anggarannya akan diusulkan dalam perubahan APBD 2012 mendatang sebesar Rp 280 juta,” jelasnya.

Selain Taman Kota Sokosari, KLH juga mengembangkan taman kota di Yosorejo, Kecamatan Pekalongan Selatan dengan luas 4,2 hektare. Tahun ini akan diuruk 13.000 meterkubik, dengan total anggaran pada perubahan sebesar Rp 850 juta.

Hal itu semua dilakukan sesuai visi misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota, masing-masing kecamatan terdapat satu taman kota.

“Taman kota yang ada akan terus dikembangkan, termasuk pembebasan lahan milik warga di sekitar taman kota,” kata Supriono. (H63-49) 
sumber:www.suaramerdeka.com

Tidak ada komentar: