Jumat, 27 Juli 2012

Pengembangan Kawasan Strategis

Rencana Kawasan Strategis Masih Pembuatan Masterplan

BAPPEDA – Pembuatan lima kawasan strategis yang dicanangkan Pemkot pekalongan, saat ini baru memasuki tahap pembuatan pembuatan masterplan untuk kawasan strategis dan pra masterplan untuk zona pendukung. Demikian diungakapkan Kasubbid Sarpras pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, M Wisnugroho. “Sampai saat ini, tahapan untuk mewujudkan rencana tersebut baru mencapai pembuatan masterplan, dan pra masterplan. Tapi sudah diterapakan bahwa dalam jangka lima tahun kedepan pmbangunan kawasan tersebut dipastikan bisa selesai,” tuturnya.

Pemkot Pekalongan, memang merencanakan untuk membangun lima kawasan strategis, masing-masing kawasan perikanan yang ada di daerh utara, kawasan sosial budaya yang akan di pusatkan di sekitar Jetayu. “Kawasan ekonomi batik yang dipusatkan di beberapa titik potensial. Kawasan strategis perdagangan dan jasa yang akan dibuat jalan-jalan utama di Kota Pekalongan dan kawasan strategis lingkungan yang akan dipusatkan di sekitar pantai Pekalongan,” bebernya. Pengembangan lima kawasan strategis tersebut, dikatakan Wisnu sudah disesuaikan dan melihat potensi perekonomian yang ada di Kota Pekalongan. “Kawasan seperti ekonomi batik, perikanan serta kawasan perdagangan, dan jasa sudah sesuai dengan apa yang telah ditekuni masyarakat sampai sekarang. Untuk itu, dengan pengembangan kawasan ini diharapkan masyarakat bisa semakin sejahtera,” ucapnya lagi.



Diterangkan Wisnu, untuk wilayah utara Pemkot akan membangun kawasan Minapolitan sebagai pusat ekonomi nelayan dan perikanan Kota Pekalongan kemudian kawasan sosial budaya yang akan dibangun di kawasan Jetayu, bertujuan untuk melestarikan tempat-tempat bersejarah dan kawasan budaya. “Disana ada museum batik, gedung eks karesidenan serta GOR Jetayu yang menjadi pusat kesenian. Selain itu, juga akan dikembangkan kawasan pecinan dan kampung arab di sekitarnya,” jelasnya. Kawasan ekonomi batik, lanjutnya, tetap berpusat di Pasar Grosir Setono, dan kawasan strategis perdagangan dan jasa akan dipusatkan di jalan utama seperti jalan Gajah Mada, jalan Urip Sumoharjo dan jalan KH Mas Mansyur. “Yang terakhir kawasan strategis lingkungan akan di pusatkan juga di wilayah utara, dengan membangun konservasi mangrove dan 4,5 kilometer revetment pantai,” jelasnya lagi.

Selain pengembangan kawasan strategis, pemkot juga merencanakan pembangunan zona pendukung di sekitar kawasan tersebut, sehingga keberadaannya dapat benar-benar dirasakan manfaatnya bagi masyarakat. “Contohnya untuk di kawasan utara, selain kawasan strategis minapolitan, juga akan dikembangkan zona pendukung berupa kawasan wisata mangrove. Sehingga potensi-potensi di wilayah utara dapat dikembangkan,” tutur Wisnu. (ap16)

(SUMBER : RADAR PEKALONGAN, 04-07-2012)

 

Tidak ada komentar: