Selasa, 14 Mei 2013

"Wajah" kandidat bupati dan gubernur Jawatengah?

Tak Satu Pun Kandidat Perjuangkan Perbaikan Angkutan Umum

SEMARANG,suaramerdeka.com - Meski media instan seperti armada angkot, pohon dan pasar tradisional menjadi sasaran empuk tempelan stiker dan poster wajah kandidat bupati dan gubernur di beberapa tempat di Jawa Tengah, namun dipastikan tak satu pun program yang menyasar pada perbaikan kondisi angkutan umum dan pasar tradisional.

Sejumlah kalangan menyesalkan sikap para kandidat yang menginginkan promosi secara instan dan murah seperti itu, tapi harus mengorbankan pihak lain. Salah satu yang keberatan adalah Dewan Pertimbangan Pembangunan Kota (DP2K) Semarang.

Menurut Djoko Setijowarno, salah satu anggota DP2K Semarang mengatakan, "Tidak pernah dalam 10 tahun terakhir sejarah pilkada menjanjikan adanya perbaikan transportasi umum dan perbaikan pasar tradisional," kata Djoko, Selasa (14/5).

Dengan alasan modernisasi, pasar tradsional justru dirobohkan untuk dijadikan mal. Penghuni lama diberi tempat gratis tapi tidak strategis. Pada akhirnya kalah dengan pedagang baru yang membayar tapi mendapat tempatnya strategis.

"Demikian pula dengan angkutan umum hanya sekadar janji. Buktinya pelayanan transportasi malah semakin buruk, dengan tingginya angka kecelakaan," kata Djoko yang juga pakar transportasi ini.

( Bambang Isti / CN38 / SMNetwork

Tidak ada komentar: