Selasa, 30 Juli 2013

Kota Layak Anak Kota Pekalongan

Kelurahan Diminta Bangun Kampung Ramah anak 

PEKALONGAN - Wali Kota HM Basyir Ahmad berharap, tahun depan Kota Pekalongan meraih penghargaan Kota Layak Anak (KLA) untuk kategori Nindya. "Harapan kami tahun depan Kota Pekalongan bisa meraih penghargaan KLA kategori Nindya," harapnya saat menerima Tim Kota Layak Anak Kota Pekalongan baru-baru ini.

Kota Pekalongan tahun ini meraih penghargaan sebagai Kota Layak Anak (KLA) kategori Pratama dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Ada empat kategori dalam penghargaan ini. Empat kategori penghargaan tersebut meliputi Pratama, Madya, Nindya dan Utama.

Untuk mengejar target tersebut Tim Kota Layak Anak Kota Pekalongan akan bekerja keras untuk mewujudkan terbentuknya sekolah ramah anak dan kampung ramah anak di semua Kelurahan pada tahun 2014.

Adapun Sabaryo Pranomo, Kabid Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (BPMP2AKB) mengatakan, "Saat ini Kota Pekalongan baru memiliki empat kampung ramah anak dan empat sekolah ramah anak yang terbentuk pada 2012," Keempat kampung ramah anak tersebut, yaitu Kelurahan Dukuh (Kecamatan Pekalongan Utara), Kelurahan Medono (Kecamatan Pekalongan Barat) dan Kelurahan Kertoharjo (Kecamatan Pekalongan Selatan) dan Kelurahan Sampangan (Kecamatan Pekalongan Timur)

Sekolah
Sedangkan sekolah ramah anak, yakni SD Medono 07, SD panjang Wetan 01, SD Poncol dan SD Kradenan. "Agar bisa meraih penghargaan sebagai kota layak anak kategori Nindya, pada tahun ini harus sudah ada kampung ramah anak di semua kelurahan dan sekolah ramah anak di semua SD di Kota Pekalongan," terang Sabaryo.

Untuk penghargaan KLA diberikan kepada Kota/Kabupaten di Indonesia. penghargaan diserahkan oleh Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Linda Amalia Sari Gumelar kepada Wakil Walikota Pekalongan A Alf Arslan Djunaid di Jakarta, Selasa (23/7) lalu.

Kota Pekalongan bersama 22 kabupaten/kota lainnya menerima penghargaan KLA kategori Pratama. Sedangkan kategori Madya diberikan kepada sebelas kabupaten/kota dan kategori Nindya diberikan kepada empat kabupaten/kota. Sedangkan untuk kategori Utama belum ada satupun kota/kabupaten di Indonesia yang meraihnya. (K30-49)

 

Tidak ada komentar: