Rabu, 10 Juli 2013

Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) tidak tepat sasaran

Perbaikan Data BLSM Ditentukan Kelurahan

KOTA – Data penerima Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) tahap pertama yang dinilai tidak tepat sasaran, akan diperbaiki dalam penyaluran tahap kedua nanti. Pengusulan perbaikan atau perubahan data penerima, akan dilakukan langsung oleh pihak kelurahan yang akan menentukan bersama dengan RT atau RW masing-masing. Kepala Kantor Pos Indonesia Cabang Pekalongan. Tarman, menyatakan, memang untuk pembagian BLSM tahap pertama berdasarkan pada data yang diberikan dari pemerintah pusat. Namun untuk penyaluran tahap kedua nanti, akan ada evaluasi untuk merubah data penerima BLSM agar data yang masuk benar-benar riil sesuai kondisi terkini.

Dijelaskan Tarman, berdasarkan rapat evaluasi penyaluran BLSM tahap pertama bersama Pemkot Pekalongan, telah diputuskan agar data penerima BLSM sebelumnya dapat di evaluasi kembali. Untuk prosesnya, sepenuhnya akan diserahkan kepada kelurahan agar mengajak ketua RT maupun RW guna menentukan perubahan data penerima BLSM di wilayahnya. 

“Untuk pembagian BLSM tahap pertama, BLSM diberikan kepada warga sesuai data dari pusat. Namun pada pembagian tahap kedua nanti benar-benar disalurkan kepada warga yang benar-benar berhak menerimanya,” terangnya.

Setelah mendapatkan data usulan dari kelurahan, selanjutnya data tersebut akan dikirim ke pemerintah pusat untuk dilakukan perbaikan. Sehingga dapat digunakan sebagai acuan dalam penyaluran BLSM tahap kedua nanti. Mengenai proses pengajuan usulan dan perbaikan data penerima BLSM, beberapa kelurahan juga mengaku belum bisa melaksanakannya, karena data dari Kantor Pos belum diberikan. Namun, kelurahan menyatakan siap melakukan evaluasi kembali agar data penerima BLSM dapat benar-benar sesuai dengan kondisi saat ini.

Kami belum bisa melakukan evaluasi karena data dari Kantor pos belum masuk. Namun kami siap melakukan evaluasi bersama seluruh Ketua RW. Karena di kelurahan kami hanya ada sekitar 10 sampai 11 KPS yang dinilai tidak tepat sasaran, atau tidak bertuan. Kami juga sudah memiliki data prioritas warga miskin yang akan diajukan sesuai dengan jumlah KPS yang dikembalikan atau bermasalah,” terang Lurah panjang Wetan, Nur Ahmad Ihsan. Selain evaluasi data penerima BLSM, sampai saat ini Kantor Pos juga terus membuka loket untuk pengambilan BLSM bagi warga yang belum sempat mengambil BLSM bagi warga yang belum sempat mengambil pada undangan pertama. (nul)

(SUMBER : RADAR PEKALONGAN, 10-07-2013)

 

Tidak ada komentar: