Sabtu, 22 Maret 2014

Motif Batik Buket atau karangan bunga

Motif Batik Boketan Terus Berkembang

PEKALONGAN – Produksi batik motif boketan (buket) terus dikembangkan oleh industri batik Kota Pekalongan. Karena itu, motif buket ini jumlahnya tak dapat dicatat lagi lantaran terlalu banyak motif. Di museum Batik Pekalongan, ada lebih dari 100 koleksi motif buket. “Motif buket terus dikembangkan oleh pembatik sampai sekarang, museum hanya menyimpan sekitar seratus motif (buket) saja,” jelas petugas museum, Denny Pujiyanto, senin (17/3).
Motif buket, kata dia, sesuai dengan namanya berarti karangan bunga. Motif batik didominasi gambar bunga. Motif ini dipengaruhi oleh budaya Eropa dan China pada masa lalu yaitu ketika Pekalongan masih dijajah Belanda dan kedatangan pedagang dari China yang menjalankan usaha.
Dimodifikasi
Sampai sekarang motif tersebut ada yang masih dibuat dan dimodifikasi dengan motif-motif yang lain. Motif modifikasi ini pun mendapat sambutan yang baik dari pasar batik. Selera pasar juga mengalami pergeseran dalam menyikapi batik buket ini. Misalnya untuk batik buket kawung latar putih, dulu digunakan sebagai sandangan bagi pengantin sunat, sekarang batik motif ini bisa untuk kebaya dan kemeja.
Sementara itu di museum Batik Pekalongan motif buket yang saat ini masih dipajang antara lain motif buket tiga negeri, kawung latar putih dan kawung latar ukel. Ketiganya dipajang di sisi selatan ruang pamer I. (K40-74)
(SUMBER : SUARA MERDEKA, 18-03-2014)

Tidak ada komentar: