Sabtu, 15 Maret 2014

Uji Coba e-Rekapitulasi di Kota Pekalongan

BPPT Akan gelar Uji Coba e-Rekapitulasi di Kota Pekalongan

Pekalongan, Info Publik – Dengan melibatkan sejumlah instansi seperti Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskoninfo), KPU, Kantor Kesejahteraan Bangsa, Politik dan perlindungan masyarakat (Kesbangpolinmas), Perguruan Tinggi (PT) dan lain-lainya, Badan pengkajian dan Penerapan Tekhnologi (BPPT) berencana menggelar uji petik e-rekapitulasi Pemilu 2014 di Kota Pekalongan.
Hal itu diungkapkan oleh Sekda Kota Pekalongan Dwi Arie Putranto pada Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Uji Petik e-Rekapitulasi Pemilu 2014 di Ruang Kresna, Kamis (13/3). Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua KPUD Kota Pekalongan, Basir SH, Kepala Kantor Kesbangpolinmas Tjuk Kushendarto, Kabid Inovasi Diskominfo Kota pekalongan Iskandar dan perwakilan dari PT.
Menurut Sekda karena ini uji e rekapitulasi pemilu 2014 ini hanya dilaksanakan di Kota pekalongan. Dengan anggaran dari BPPT. “Karena masih bersifat uji, maka hasilnya tidak akan dipublikasikan,” tegas Sekda.
Untuk menyelenggarakan uji rekapitulasi ini juga akan menggunakan ratusan tenaga relawan mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi yang ada di Kota pekalongan seperti Sekolah Tinggi Managemen Informatika dan Komputer (STIMIK), Universitas Pekalongan (Unikal), Sekolah Tinggi Ilmu Agama Islan negeri (STAIN) dan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Muhamadiyah. “Mereka ada yang akan ditugaskan menjadi operator maupun Korlap dalam pelaksanaan e-rekapitulasi tersebut,” ujarnnya.
Sementara itu Ir Samargi Msc dari BPPT dalam paparanya e-rakpitulasi dilaksanakan sebagai bahan kajian BPPT untuk memberikan masukan kepada Pemerintah mengenai format e-voting pada pemilu mendatang. “Rencananya kami juga akan menggelar uji e-rekap kembali pada Pilpres mendatang di Kota pekalongan,” tandas Samargi.
Karena hasil e-rekapitulasi ini tidak akan dipublikasikan maka tidak akan mengganggu apapun hasil yang dikeluarkan oleh KPUD. “Untuk pengamanan personilnya juga akan diperketat agar data tidak bocor,” tambahnya.
Kota pekalongan ini dipilih sebagai lokasi uji petik karena dinilai memenuhi syarat dari berbagai hal. Mulai dari jaringan internet sampai dengan SDMnya. (diskominfo/007)
sumber

Tidak ada komentar: