Jumat, 12 April 2013

Hibah 30 bilah keris dari paguyuban pecinta keris

Graha Tosan Aji Terima Hibah 30 Keris 

PEKALONGAN – Graha Tosan Aji yang merupakan tempat pamer warisan budaya berupa keris di Kota Pekalongan, menerima hibah 30 bilah keris dari paguyuban pecinta keris. Kendati Ranga, Hibah keris itu dengan tujuan untuk kepentingan koleksi dan pembelajaran kekayaan budaya Indonesia. 

Hal itu dikatakan staf Bidang Pariwisata dan Kebudayaan, Dinas Perhubungan Pariwisata dan Kebudayaan (Dishubparbud) Kota Pekalongan, Marsidi, kemarin. Menurutnya, bertepatan Hari Jadi ke-107 Kota Pekalongan, paguyupan Kendali Ranga menghibahkan keris untuk Graha Tosan Aji.

Hibah dari pihak Kendali Ranga diterima langsung oleh Walikota Pekalongan HM Basyir Ahmad pada saat kegiatan pembukaan peringatan Hari Jadi. “Ini sebuah partisipasi bagus dari masyarakat pecinta budaya di Kota Pekalongan karena akan dimanfaatkan bagi pembelajaran dan pelestarian benda warisan budaya,” katanya. 
ilustrasi


Disebutkan, semula koleksi yang ada di Graha Tosan Aji, merupakan hak milik bagi anggota Kendali Ranga, sehingga setiap tiga bulan sekali dilakukan penggatanti karena harus dilakukan perawatan secara langsung oleh pemiliknya.

Tidak Diganti
Setelah munculnya hibah, maka 30 koleksi tersebut tidak akan diganti – ganti dan perawatan atau penjamasan bagi keris – keris warisan budaya itu dilakukan secara langsung oleh paguyupan Kendali Ranga. “Jadi meski telah dihibahkan, Kendali Ranga sebagai paguyuban yang mengetahui tata cara perawatan benda budaya tersebut akan terlibat secara langsung dalam perawatan atau penjamasannya, supaya benda tidak rusak,” terang Marsidi.

Masyarakat luas pecinta keris bisa melihat koleksi – koleksi tersebut di Graha Tosan Aji Pekalongan di Kantor Bidang Pariwisata dan Kebudayaan. Di tempat pamer tersebut ada pihak ahli dari Kendali Ranga yang akan memberikan penjelasan mengenai benda – benda tersebut. “Silahkan masyarakat yang akan melihat, semuanya sudah diletakkan pada tempat pamer di Graha Tosan Aji. Di situ juga ada pihak ahli untuk menjelaskan masing – masing keris yang ditempatkan di sana,” jelas dia. (H52-69)

(SUMBER : SUARA MERDEKA, 11-04-2013)

 

Tidak ada komentar: