Senin, 17 Juni 2013

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Jakarta,Subsidi BBM dinilai sebagai suatu pemborosan dan memberatkan APBN

BEM se-Jakarta Dukung Kenaikan BBM

JAKARTA - Ratusan mahasiswa yang mengatasnamakan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Jakarta dan Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Peduli Energi Nasional dengan menggelar aksi unjuk rasa di Bundaran HI, Jakarta Pusat. Mereka menuntut agar Indonesia mandiri tanpa subsidi.

"Sebagian kalangan menganggap bahwa saat ini kebijakan subsidi BBM adalah sebuah kesalahan dan harus dihentikan. Subsidi BBM dinilai sebagai suatu pemborosan dan memberatkan APBN," ujat koordinator aksi Abdul Wahid di lokasi, Sabtu (15/6/2013) .

Abdul Wahid menjelaskan, kondisi ini sebetulnya sudah menggejala sejak lama, namun pemerintah tidak berani menghentikan subsidi BBM karena dinilai sebagai kebijakan yang tidak populis. Alasan kedua, lanjut Wahid, untuk menghentikan subsidi BBM adalah bahwa kebijakan subsidi BBM dinilai tidak tepat sasaran.

"Selama ini, sekitar 70 persen subsidi BBM hanya dinikmati oleh orang kaya. Anggaran untuk pendanaan subsidi BBM dinilai akan lebih tepat sasaran jika dialihkan untuk program-program pembangunan yang menyentuh rakyat miskin," katanya.

Alasan selanjutnya adalah, harga BBM di Indonesia  saat ini apabila dibandingkan dengan negara tetangga terlalu murah, sehingga berpotensi untuk terjadi penyelundupan dan segala bentuk kecurangan. Di sisi lain, sambung Wahid, terdapat kalangan yang mendukung kebijakan subsidi BBM agar terus berlanjut.

"Alasannya adalah bahwa banyak rakyat kelas menengah ke bawah yang sangat membutuhkan subsidi BBM, seperti golongan nelayan dan usaha kecil lainnya," cetusnya.

Wahid menambahkan alasan keempat adalah dikhawatirkannya efek domino yang terjadi apabila subsidi BBM dicabut. Kenaikan harga BBM akan diikuti dengan kenaikan harga bahan pokok. Bagaimanapun, subsidi BBM harus dilihat dari  dua sisi.

"Bangsa ini harus segera membuka mata dan menjadi bangsa mandiri, bangsa ini tidak bisa terus membebani negara ini dengan  subsidi. Maka karena hal itu kami menyampaikan seruan kepada seluruh rakyat Indonesia agar kita berani menjadi bangsa yang mandiri tanda subsidi BBM," pungkasnya. (put)
sumber

 

Tidak ada komentar: