Rabu, 27 Maret 2013

Latihan Teknis Teritorial, Makodim Pekalongan

Dilakukan untuk Meningkatkan Kemampuan Prajurit
Dari Latihan Teknis Teritorial (Latnister) di Makodim Pekalongan
Jajaran Kodim 0710/Pekalongan menggelar Latihan Teknis Teritorial (Latnister), bertempat di Makodim setempat. Seperti apa? WAHYU HIDAYAT, Makodim
KEGIATAN yang akan berlangsung selama tujuh hari, sejak Senin (25/3) hingga Rabu (3/4) mendatang itu, bertujuan untuk meningkatkan kemampuan, pengetahuan dan keterampilan bidang teritorial personel TNI.

Dandim 0710 Pekalongan, Letkol Kav Wahyu Eko Purnomo mengatakan, Latnister ini diarahkan untuk meningkatkan sumber daya manusia aparat komando kewilayahan agar mempunyai kesiapan dalam melaksanakan tugas. Serta peningkatan kualitas dan kemampuan teknis yang dapat diandalkan. Terlebih dalam menghadapi tugas-tugas pembinaan teritorial di wilayahnya.

“Kita beri bekal aparat teritorial untuk mengingatkan kembali, untuk memelihara dan meningkatkan kemampuan teknik prajurit yang berada di satuan kewilayahan dalam pelaksanaan tugas-tugas kewilayahan yang dibebankan,” jelas Dandim, usai upacara pembukaan Latnister di halaman Makodim Pekalongan, Senin (25/3) pagi. Pembukaan secara resmi Latnister ini ditandai dengan penyematan tanda peserta oleh Dandim kepada perwakilan anggotanya.



Dandim menjelaskan, ada 50 personel yang menjadi peserta latihan ini. Mereka berasal dari seluruh Koramil, mulai dari Danramil hingga tingkat Babinsa dan staf. Sedangkan para pemateri dari para perwira Kodim Pekalongan.

Letkol Wahyu menyebutkan, sesuai dengan program latihan dari komando atas, latihan dilaksanakan selama tujuh hari. Seluruh peserta akan mendapatkan materi yang beragam. Mulai dari teori hingga aplikasinya di lapangan. “Waktu selama tujuh hari itu, kita bagi menjadi tiga hari pemberian teori, tiga hari aplikasi di lapangan, dan satu hari untuk diskusi terhadap seluruh materi yang telah diberikan pada latihan ini,” jelasnya.

Dandim mengharapkan, seluruh jajarannya bisa melaksanakan dan mengikuti latihan teknis teritorial itu dengan seoptimal dan semaksimal mungkin. “Diharapkan, aparat teritorial mampu menyerap ilmu yang diperolehnya selama latihan ini, agar bisa diterapkan di lapangan,” ungkapnya. (way)

 

Tidak ada komentar: