Kamis, 28 Maret 2013

Pekalongan Kota Kreatif Dunia, partisipasi seluruh masyarakat Kota Pekalongan

Kota Pekalongan Menuju Kota Kreatif Dunia 

Pekalongan, Info Publik - Prestasi internasional sepertinya bakal direngkuh lagi oleh Kota Pekalongan. Tak tanggung – tanggung, jika semuanya berjalan lancar, Kota yang moncer dengan sebutan Kota Batik Dunia ini akan menyandang predikat sebagai salah satu Kota Kreatif Dunia. Padahal waktu persiapan hanya sekitar 1,5 bulan. 

Walikota Pekalongan dr HM Basyir Ahmad saat berbicara pada pelantikan Pengurus KONI periode 2013 – 2017 di Ruang Amarta Rabu (27/3) menegaskan saat ini Kota Pekalongan sudah menyisihkan tiga kota lainya di Indonesia yang sebelumnya ikut dinominasikan. Yakni Solo, Jogyakarta dan Bandung. “Solo dan Jogya gugur karena tidak bisa memenuhi persyaratan, sedangkan Bandung lolos namun persyaratanya tidak lengkap dengan demikian hanya Kota Pekalongan yang lolos,” katanya.

Basyir mengaku saat ini masih terus mengawal agar bisa segera mendapatkan rekomendasi dari Komite Nasional UNESCO untuk dibawa ke kantor pusat UNESCO di Perancis. “Jika Kota pekalongan lolos menjadi Kota Kreatif dunia, maka Kota Pekalongan adalah satu-satunya di Indonesia dan Kota ke 35 di dunia,” tandasnya.

Selain itu jika Kota Pekalongan menjadi Kota Kreatif Dunia maka berhak memasang logo UNESCO di samping Logo Kota pekalongan pada Kop surat. “ini benar-benar membanggakan,” ujarnya.

Basyir mengapresiasi jajaranya yang hanya dalam tempo 1,5 bulan bisa memenuhi seluruh persyaratan yang telah ditentukan oleh badan dunia tersebut. “Semuanya juga berkat partisipasi dari seluruh masyarakat Kota Pekalongan yang bekerja sama,” pungkasnya. (diskominfo/007)

 

Tidak ada komentar: