Jumat, 22 Maret 2013

Lomba Tari Jlamprang

Tari Batik Jelamprang Dipopulerkan Lewat Lomba 

PEKALONGAN – Tari Batik Jlamprang sebagai salah satu pengembangan kesenian baru yang mulai dipopulerkan ke masyarakat, dilombakan tingkat SMP dan SMA se-Kota Pekalongan, kemarin. Kelompok tari pelajar SMP justru menguasai juara, mampu mengalahkan kelompok SMA. Juara pertama diraih SMP 1 Pekalongan, juara II SMP 3, dan juara III SMP 13. Kemudian juara harapan II juga diraih oleh SMP 6. Adapun kelompok SMA hanya mampu meraih juara harapan I, yakni SMA 3 dan harapan III SMK 2.

Menurut Kepala Dinas Perhubungan Pariwisata dan Kebudayaan, Drs Doyo Budi Wibowo MM, kegiatan Lomba Tari Jlamprang digagas oleh Pemkot Pekalongan karena tarian tersebut merupakan kekayaan kesenian baru khas daerah. “Setelah kami mampu mengembangkan tari sintren garap yang mengambil dari kesenian sintren, sekarang kami telah mengembangkan lagi yakni tari Batik Jelamprang dan sekarang sudah dilombakan untuk dipopulerkan di tengah masyarakat,” katanya.



Disebutkan, Tari Batik Jelamprang digagas karena Pekalongan memiliki batik khas bernama batik Jlamprang, sehingga muncul gagasan untuk menciptakan sebuah kreasi kesenian berupa tari kolosal Batik Jlamprang. Tarian tersebut menggambarkan seorang pembatik yang tengah memproduksi batik jelamprang dari awal hingga akhir menjadi sebuah maha karya adiluhung yakni batik jelamprang dan merupakan warisan leluhur.

Bersama dengan komunitas seniman, kemudian dilakukan survei terhadap proses membatik Jlamprang, kemudian dari gerakan – gerakan para pembatik tersebut dikonsep oleh para seniman menjadi sebuah tarian,” tandas Doyo. Kekayaan baru tersebut akan segera di populerkan di masyarakat dan sekarang sudah diajarkan kepada guru – guru kesenian di sekolah SMP dan SMA, sehingga sudah dapat dilombakan. (H52-69)

(SUMBER : SUARA MERDEKA, 21-03-2013)

 

Tidak ada komentar: